Connect with us

Politik

Oso, Kopi Vietnam dan Nguyen Phu Trong

Published

on

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang membeberkan hasil pertemuannya dengan Sekjen Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong pada Selasa (22/8/2017). Menurut Oso, dalam pertemuan yang digelar tertutup tersebut ada beberapa hal yang menjadi pembahasan.

“Kita tadi ngomongin kopi karena kopi vietnam itu banyak,” kata Oso saat jumpa pers, di Gedung DPD RI, Selasa (22/8/2017).

Menurut Oso, hubungan bilateral antara Indonesia dan Vietnam di sektor ekonomi mengalami peningkatan. Hanya saja, kerjasama di bidang tersebut masih perlu ditingkatkan.

“Kedua dia menjelaskan hubungan kita tambah baik, meningkat, tapi ekonomi lebih ditingkatkan lagi, dan dia lebih banyak mengarah pada ekonomi bagaimana mempercepat pertumbuhan kedua negara kedua di bidang ekonomi,” ungkap Oso.

Ketua Umum Partai Hanura ini melanjutkan dalam pertemuan tersebut tidak ada pembicaraan spesifik tentang persoalan tertentu, hanya soal ekonomi saja. Pasalnya, sampai saat ini Indonesia masih impor beras dari Vietnam.

“Nggak ada secara spesifik. Secara umum karena dia kan belum ketemu, jadi setelah ini nanti kita jangan mendahului jadi kita tunggu aja hasilnya apa nanti tapi yang jelas bahwa hubungan antara Indonesia dengan Vietnam semakin baik terutama di bidang ekonomi, kita kan masih impor juga beras dari dia,” beber Oso.

Dengan kedatangan Nguyen Phu Trong yang mewakili partai Komunis Vietnam, kata dia, secara otomatis akan menjadi kerjasama antar parlemen Indonesia dan Vietnam di masa mendatang.

“Dengan adanya pertemuan ini sudah otomatis kerjasamanya jalan dan kita harapkan akan lebih baik hubungan parlemen kita dengan parlemen dia,” katanya.

Tak hanya itu, Oso juga mewacanakan kemungkinan dilakukannya kunjungan balasan ke parlemen Vietnam. Sebab, kata dia, aka nada acara Asian Pasific Parlementery Forum (APPF) pada Januari tahun depan di Vietnam.

“Iya kemungkinan dia sangat senang sekali kalau kita datang. Karena nanti ada APPF, tapi kita belum menjawab,” pungkasnya.

Pewarta: Syaefuddin A
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler