Negara Harus Punya Kontrol Terhadap Sektor EBT

NUSANTARANEWS.CO – Perhatian terhadap sektor energi baru terbarukan (EBT) sampai detik ini masih oleh pemerintah masih belum mendapat perhatian serius. Padahal di sektor ini, Indonesia memiliki potensi yang tinggi.

Mulai potensi EBT dari turbin angin, panel surya hingga panas bumi merupakan deretan potensi sumber energi ramah lingkungan yang dimiliki di Indonesia.

Panas bumi misalnya, Indonesia sesungguhnya merupakan negara yang memiliki potensi besar terhadap energi tersebut. Namun sampai saat ini Indonesia masih belum bisa memaksimalkannya.

Ketergantungan Indonesia terhadap sumber energi di luar EBT sesungguhnya bukan petanda baik. Sebagaimana diketahui tren dunia saat ini mulai meninggalkan sumber energi dari fosil.

Sebaliknya beberapa negara maju justru memilih beralih pada sumber EBT. Mereka paham bahwa rezim BBM lambat laut akan berakhir.
Adanya iklim perjanjian Paris serta penggenjotan sektor EBT menunjukkan bahwa energi fosil sudah tak lagi seksi.

Pesan inilah yang harus segera ditangkap oleh pemerintah Indonesia. Sebagai negara yang berada di garis katulistiwa, Indonesia memiliki kekayaan melimpah perihal EBT.

Nah baru-baru ini pemerintah mulai melirik sektor EBT, namun leluasanya kalangan swasta yang membanjiri dalam permainan bisnis EBT rasanya tak elok, jika pemerintah tidak hadir. Tak bisa dipungkiri menggaet pihak swasta untuk menggarap sektor EBT memang sah-sah saja.

Namun jangan sampai pihak swasta kemudian mengambil kendali potensi energi masa depan tersebut. (*)

Editor: Romandhon