Lima Poin Penting Arah Kebijakan Kemhan Tahun 2017

NUSANTARANEWS.CO – Rapat Pimpinan Kementrian Pertahanan (Rapim Kemhan) 2017 yang telah berhasil menelurkan lima poin arah kebijakan di tahun 2017. Hal ini merupakan upaya untuk dijadikan sebagai acuan penyelenggaraan pertahanan negara dilingkungan Kemhan, TNI, dan pemangku kepentingan bidang pertahananan negara.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksdya TNI Widodo dalam keterangan tertulis yang dibacakan oleh Kabadiklat Kemhan Mayjen TNI Hartind Asrin di Jakarta, Selasa (17/1/2017) berharap agar memanfaatkan forum rapat kerja teknis (rakornis) tiap Satker untuk meningkatkan sinergitas antar Satker maupun dengan institusi terkait lainnya.

Di samping itu, hendaknya tetap memberikan perhatian penuh terhadap pelaksanaan agenda prioritas pembangunan pertahanan negara. Sedangkan arah kebijakan tahun 2017 antara lain sebagai berikut:

Pertama, menyelaraskan pengembangan industri pertahanan sesuai dengan arah perwujudan pemenuhan kekuatan pokok (Minimum Essential Force).

Kedua, meningkatkan profesionalisme personel TNI, pada aspek kesejahteraan melalui penyediaan fasilitas perumahan dan aspek sumber daya manusia melalui pendidikan dan latihan.

Ketiga, mewujudkan intelijen dan kontra-intelijen yang efektif melalui penguatan koordinasi dan penyediaan infrastruktur intelijen dan kontra intelijen.

Keempat, memperkuat upaya pengamanan laut dan daerah perbatasan dengan peningkatan sarana dan prasarana pendukung.

Kelima, mendukung efektivitas sistem informasi keamanan nasional. (adhon/red-01)