Connect with us

Ekonomi

‘Tuh Pak Pabowo, Saya Sudah Tangkap Mafia Migasnya!’

Published

on

lieus sungkharisma, menabok rakyat, pernyataan megawati, pernyataan jokowi, jejak digital, jokowi kasar, jokowi sarkastis, nusantaranews

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Persoalan mafia migas diprediksi akan menjadi salah satu pokok bahasan dalam debat calon presiden edisi kedua, 17 Febaruri mendatang.

Salah satu komitmen presiden Jokowi dalam sektor migas adalah memberantas mafia migas. Mafia yang menggerogoti kekayaan migas Indonesia dan menggerogoti Badan Usaha Milik Negara, Pertamina dan menggerogoti uang rakyat yang terpaksa membayar BBM mahal.

Upaya itu dibuktikan dengan pembubaran Petral yang selama ini dianggap menjadi sarang mafia migas. Pemerintah Jokowi benar-benar membubarkan Petral pada Mei 2015 silam. Pemerintah mengatakan Pertamina akan berhemat 22 juta dolar per hari sebagai hasil pembubaran Petral.

Baca juga: Transparansi Dampak Pembubaran Petral Terhadap Kinerja Pertamina

Baca juga: Menyoal Penghematan Pertamina Pasca Pembubaran Petral

Baca juga: Urgensi Klarifikasi Penghematan dan Hilangnya Mafia Migas di Pertamina Pasca Pembubaran Petral

Namun begitu, harapan masyarakat tentu tak sampai hanya pada pembubaran Petral. Pasalnya, pengamat ekonomi AEPI Salamuddin Daeng menyebutkan harapan yang tidak kalah pentingnya adalah Presiden Jokowi menangkap otak mafia migas dan menyeret gerbong mafia ini ke penjara atas segala kesalahan dan dosa-dosa mereka kepada bangsa Indonesia.

“Harapan yang belum dapat diwujudkan Presiden sampai dengan hari ini. Masyarkat masih menunggu komitmen ini dilaksanakan secara tuntas,” katanya, Selasa (29/1/2019).

Jika berhasil menangkap gerbong mafia migas tersebut, kata dia, maka tidak akan menjadi batu sandungan Jokowi menghadapi debat capres pada 17 Februari yang mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan infrastruktur.

Lebih lanjut, Salamuddin menuturkan, jika Jokowi berhasil membongkar mafia migas yang ditengarai masih bersarang di BUMN Migas, niscaya capres petahana akan dengan percaya diri membusungkan dada dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari lawan politiknya.

Presiden Jokowi nanti dengan enteng bisa menjawab; ‘Tuh Pak Pabowo, saya sudah tangkap mafia migasnya’,” ucap Salamuddin.

Salamuddin menambahkan, masih ada waktu bagi Jokowi untuk menangkap gerbong mafia tersebut. Sebaliknya, jika Jokowi tidak mampu menangkapnya, maka otomatis akan menjadi ganjalan dalam debat capres nanti.

(eda/wbn)

Editor: Gendon Wibisono

Terpopuler