Connect with us

Esai

Sepuluh Pemuda Pilihan Bung Karno, Apakah Kamu Salah Satunya?

Published

on

Soekarno/Foto Istimewa/Nusantaranews

“Bukan mustahil, sosok sepuluh pemuda itu akan segera datang. Bukanlah suatu hal yang tidak mungkin harapan Bung Karno itu akan segera terwujud. Jawabanya, kitalah yang akan mewujudkannya.”

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ir. Soekarno dan Moh Hatta adalah sosok yang tak akan lepas dari memori bangsa atas lahirnya kemerdekaan rakyat Indonesia dari penjajah. Selain sang proklamator, terdapat sosok penting lain yang juga berpengaruh karena bisa dibacakanya teks Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Sosok itu adalah “Pemuda”, golongan mudalah yang pada waktu itu mendesak Soekarno untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia sesegera mungkin.

Golongan muda saat itu melihat bahwa ini kesempatan emas bagi bangsa Indonesia untuk lepas dari belenggu penjajah. Hal itu mengingat Indonesia dalam keadaan kekosongan kekuasaan akibat kekalahan Jepang di Perang Dunia II.

Peran pemuda dalam memproklamirkan kemerdekaan memang tidak bisa dipandang sebelah mata, di mana disaat golongan tua ragu tentang proklamasi kemerdekaan, golongan muda lah yang berhasil meyakinkan golongan tua untuk segera menyatakan kemerdekaan.

Seiring berjalan waktu, kita sangat akrab dengan pekikan pernyataan Ir. Soekarno beberapa hari setelah kemerdekaan, “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncangkan dunia”.

Sebuah pernyataan tersebut mengandung keyakinan bahwa pemuda memiliki kekuatan besar dalam menentukan arah bangsa. Pemuda dianggap aset penting suatu negara dalam membangun masa depan.

Keadaan masa depan bangsa 10 tahun mendatang dilihat dari keadaan dan kualitas pemuda yang ada saat ini. Jika sebagai mahasiswa, tentu tidak asing dengan salah satu peran fungsi mahasiswa yaitu Iron Stock. Pemuda atau mahasiswa sebagai generasi penerus yang akan menggantikan pemimpin-pemimpin bangsa saat ini.

Timbul pertanyaan dalam benak, apakah Anda salah satu pemuda diantara sepuluh pemuda yang dicari oleh Bung Karno? Terlebih lagi di era generasi milenial saat ini.

Baca Juga:  Kuasai Indonesia, Asing-Aseng Jadikan Generasi Muda Sasaran Proxy War

Sejenak kita merenung, perjuangan memang berat kawan. Jangankan untuk mengguncangkan dunia, untuk hidup mandiri mengurus diri sendiri saja terasa berat bahkan kadang tak becus.

Permasalahan yang ada saat ini begitu kompleks, mulai dari permasalahan ekonomi, politik, sosial, budaya hingga agama dan SARA yang tak kunjung mereda. Ditambah lagi kondisi oknum-oknum penguasa dan oknum berwenang juga sedang carut marut. Tentu hal ini menambah berat perjuangan Tanah Air ke depan.

Namun bukan mustahil, sosok sepuluh pemuda itu akan segera datang. Bukanlah suatu hal yang tidak mungkin harapan Bung Karno itu akan segera terwujud. Jawabanya, kitalah yang akan mewujudkannya.

Setiap generasi bangsa punya cerita tersendiri dalam membangun bangsa dan negara di eranya. Jika golongan muda di era Sukarno memiliki cerita mendesak Bung Karno dan Bung Hatta agar segera memproklamirkan kemerdekaan, sekarang inilah saatnya pemuda Indonesia harus menggoreskan cerita dan sejarah dalam membangun bangsa.

Ini kesempatan kita sebagai pemuda di tengah permasalahan bangsa yang begitu pelik, permasalahan yang ada harus menjadikan kita semakin peduli. Tantangan yang begitu berat saat ini harus membuat para pemuda semakin bergelora dalam berkarya.

Apakah Anda tak merasa terbeban jika goresan tinta pemuda di era sekarang tak semanis cerita Sukarno dan kawan-kawan pemuda pada 17 Agustus 1945 lalu? Bonus demografi Indonesia 100 tahun pada 2045 mendatang akankah kita sia-siakan begitu saja? Optimislah pemuda, inilah saatnya, buktikan pada dunia! Sepuluh pemuda itu pasti segera datang!

Pewarta: Ricard Andhika
Editor: Romandhon

Loading...

Terpopuler