Connect with us

Budaya / Seni

Puisi untuk Si Dia

Published

on

kemenag, ditjen pendidikan islam, ruchman basori, kelompok radikal, aksi radikalisme, persoalan bangsa, persoalan negara, mahasiswa, pilar kebangsaan, peran mahasiswa

Kepala Seksi Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Ruchman Basori di hadapan 3050 mahasiswa baru IAIN Salatiga dalam ajang Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) pada Selasa (7/8). (Foto: Istimewa)

Puisi Ruchman Basori
Puisi untuk Si Dia

Percikan air wudlu itu
Menggerakan kaki dan kalbu
Hormat ta’dzim pada sang guru
Mengeja kata mengurai makna
Kitab-kitab kuning itu berbicara

Wajah bersih putih alisnya
Nampak bungkuk dimakan usia
Ilmunya terpancar dari bicaranya
Fatwanya meluncur penuh wibawa
Disowani dari penjuru dunia

Dihormati bukan karena hartanya
Disegani bukan karena jabatannya,
Tapi, ilmu dan keulamaannya
Akhlak dan kebijaksanaannya
Doa dan hikmahnya

Puisi hina meluncur menerpa
“Doa Yang di Tukar” judulnya
Menghina melecehkan ulama
Dari si dia petinggi negara
Nampak terpelajar akhlaknya sirna

Teriak bela ulama di sana
Nyinyir bicara menganggap sempurna
Tak ada benar lawan politiknya
Berbuat gaduh di hari-harinya
Aku heran, apa dia tak butuh suara?

Berita hoax disebarkannya
Mata dan telinga tertutup sepertinya
Pikiran dan hatinya tak lagi bercahaya
Demi kuasa abaikan adabnya

Ketika yang lain sowan
Engkau malah buka perlawanan
Ketika yang lain menghormati
Engkau malah menyakiti
Ketika yang lain meminta berkah
Engkau malah berbuat salah

Pamulang, 9 Februari 2019

Baca Juga:

Ruchman Basori, Guru PAI SMA Diponegoro Semarang 2000-2003, Ketua kaderisasi PP GP Ansor dan kepala seksi kemahasiswaan kemenag RI.

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi*) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: [email protected] atau [email protected]

Baca Juga:  Berdiskusi Dengan Masyarakat Baduy, Prabowo Disuguhi Nasi Liwet
Loading...

Terpopuler