Connect with us

Hankam

Perang Cuci Otak, Menhan Ryamizard: Ancaman yang Kita Hadapi

Published

on

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (FOTO: ISTIMEWA)

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (FOTO: ISTIMEWA)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengungkapkan bahwa, bangsa Indonesia kini tengah menghadapi ancaman yang semakin kompleks dinataranya adalah perang cuci otak.

“Ancaman yang kita hadapi semakin kompleks baik ancaman yang belum nyata maupun ancaman nyata seperti ancaman perang cuci otak,” kata Menhan Ryamizard, saat memberikan pengarahan kepada prajurit TNI Kodam Iskandar Muda di Banda Aceh, Rabu (4/7/2018).

Baca Juga:

Oleh sebab itu, Menhan meminta semua komponen bangsa untuk memperkuat infrastruktur pertahanan untuk menghadapi beragam ancaman tersebut. Selain itu, ia menyampaikan bahwa, fenomena potensi ancaman terhadap NKRI terbagi dua dimensi ancaman utama.

Pertama, ancaman belum nyata, yaitu ancaman perang terbuka antarnegara. Dan yang kedua adalah ancaman sangat nyata yang sedang dan kemungkinan dapat dialami setiap negara di kawasan. Ancaman ini dihadapi baik secara sendiri-sendiri maupun yang bersifat lintas negara.

“Saat ini seluruh belahan dunia tengah menghadapi potensi ancaman sangat nyata, yakni terorisme dan radikalisme generasi ketiga pasca Al Qaeda dan DAESH, bencana alam, narkoba, dan yang paling berbahaya adalah ancaman perang cuci otak,” kata Menhan.

Menhan Ryamizard menambahkan, ada beberapa isu faktual di kawasan. Isu tersebut, yakni situasi di Semenanjung Korea, perkembangan di Laut China Selatan, isu trilateral pengamanan Laut Sulu dari potensi ancaman ISIS Asia Timur serta perkembangan krisis Rohingya.

Pewarta: M. Yahya Suprabana
Editor: Achmad S.

Loading...

Terpopuler