Connect with us

Hukum

Nicke Widyawati Diprediksi Bakal Susul Sofyan Basir

Published

on

pertamina, direktur utama, direktur pertamina, nicke widyawati, nusantaranews

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. (Setkab)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Ferdinand Situmorang memprediksi Dirut Pertamina Nicke Widyawati akan menyusul Dirut PLN Sofyan Basir yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Pengumuman tersangka Sofyan dilakukan KPK pada Selasa (23/4) kemarin. Sofyan diduga terlibat dalam pusaran kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1.

“Sofyan Basir jadi tersangka dalam kasus OTT KPK proyek PLTU Riau 1, Nicke Widyawati yang sekarang Dirut Pertamina pasti menyusul juga akan jadi tersangka nantinya,” kata Ferdinand, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Nicke diduga membantu atau bersama-sama dengan Eni dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johannnes terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau 1.

“Nicke juga diduga melakukan sejumlah pertemuan dengan pihak-pihak terkait,” sebutnya.

Ferdinand mengungkapkan, dari pertemuan itu ada empat peran Nicke Widyawati.

Loading...

Pertama, kata dia, ikut menunjuk perusahaan Blackgold untuk mengerjakan proyek PLTU Riau 1.

“Kedua, Nicke adalah Direktur PLN yang banyak berhubungan dengan Eni dan Johannes. Karena posisi sebagai Direktur Pengadaan Strategis PLN,” paparnya.

“Sebagai Direktur PLN yang memonitor kerjasama proyek PLTU Riau 1 karena ada keluhan dari Johannes tentang lamanya penentuan proyek PLTU Riau 1. Terakhir, membahas bentuk dan lama kontrak antara CHEC dengan perusahaan-perusahaan konsorsium,” sambung Ferdinand.

Karena itu, tambah dia, KPK jangan terlalu lama untuk menetapkan Nicke Widyawati sebagai tersangka juga agar tidak terkesan tebang pilih nantinya meskipun dalam kasus gratifikasi ini tidak ada kerugian keuangan negara.

“Hanya karena pratek broker yang dilakukan Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham yang mainnya becek dan tidak profesional dalam dunia pencaloan proyek-proyek listrik 35 ribu MW programnya Pak Joko Widodo,” pungkasnya.

Baca Juga:  Post Truth dan Hegemoni Amerika

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler