Connect with us

Sport

McGregor Akui Dirinya Bukan Petinju

Published

on

NUSANTARANEWS.CO, Las Vegas – Petinju asal Irlandia Conor McGregor mempertimbangkan untuk tetap di dunia tinju meskipun dirinya baru saja dikalahkah Floyd Mayweather di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada Minggu (27/8).

McGregor kalah TKO di ronde ke-10 setelah dua hook Maywether menghantam pelipis kirinya membuat petinju berusia 29 tahun itu nyaris tersungkur ke kanvas.

Wasit Robert Byrd sempat beberapa kali memperingatkan McGregor karena pukulan-pukulannya yang tidak diperbolehkan dalam dunia tinju seperti memukul di kepala bagian belakang. McGregor kedapatan wasit sering melakukan tindakan tersebut sehingga beberapa kali diperingatkan wasit.

Selain itu, McGregor juga adalah jawara Ultimate Fighting Championship (UFC). UFC merupakan seni beda diri campuran yang memperbolehkan teknik pertarungan dengan memukul, menendang, menyikut, bergulat, dan lain sebagainya untuk melumpuhkan sang lawan. UFC juga sering disebut dengan istilah Mixed Martial Art (MMA).

Artinya, boleh dibilang McGregor tak sepadan untuk melawan Mayweather yang notabene jawara atlet tinju World Boxing Council (WBC).

Kesimpulannya, McGregor boleh jadi mengalami kelelahan sepanjang ronde pertama hingga kesepuluh. Sedangkan Mayweather tampak tenang menghadapi McGregor di awal-awal ronde sampai akhirnya mendominasi sejak rode keempat dan menyungkurkan McGregor pada ronde kesepuluh.

Saat ditanya apakah dirinya akan tetap bertahan di dunia tinju, McGregor menjawab, “Saya tidak yakin apa yang akan terjadi ke depan. Saya punya beberapa gelar juara dunia di UFC untuk dipertimbangkan, dan itu juga termasuk tinju. Saya sudah belajar dari pertarungan ini dan mempelajarinya dari Floyd (Mayweather) dan merupakan suatu kehormatan untuk bisa berbagi cincin dengannya,” kata McGregor.

“Saya akan kembali mengikuti latihan gulat jiu-jitsu dan freestyle saya dan kita akan melihat yang berikutnya, saya punya banyak pilihan dalam olahraga MMA, saya muda, saya segar dan saya siap,” tambahnya.

“Merupakan kehormatan untuk datang dan menunjukkan keahlian saya, saya adalah juara dunia gaya bebas berganda dan saya sedikit terkejut dengan rasa tidak hormat yang saya tunjukkan (dalam pertarungan). Tidak menghormati keterampilan saya,” aku McGregor. (ed)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler