Hankam

Kondisi Satgas Pamtas RI-Malaysia

satgas pamtas, pamtas ri-malaysia, danrem abw, yonif 511, jagoi babang, batas portal titik nol, kolonel bambang trisnohadi, nusantara news, nusantaranewsco, nusantara
Komandan Korem (Danrem) 121/ABW, Kolonel Inf Bambang Trisnohadi menggelar kunjunganya ke wilayah perbatasan RI-Malaysia, Rabu (14/11). (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jagoi Babang, Kalimantan Barat– Saat ini Satgas Pamtas RI-Malaysia diisi Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yudha. Satgas Pamtas ini memulai tugasnya pada Mei 2018 lalu setelah diberangkatkan dari Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya.

Pengiriman dan penempatan personel sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) telah diamanatkan oleh negara kepada TNI, sebagaimana tertuang di dalam Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI.

Dengan kata lain, sejak Mei hingga kini, Satgas Pamtas Yonif 511/DY telah bekerja sekitar 7 bulan terakhir. Pada Rabu (14/11), Komandan Korem (Danrem) 121/ABW, Kolonel Inf Bambang Trisnohadi menggelar kunjunganya ke wilayah perbatasan RI-Malaysia.

Dalam kunjungannya tersebut, Danrem langsung disambut oleh seluruh personel Satgas Pamtas Yonif 511/DY.

Perwira Menengah yang baru menjabat sebagai Danrem 121/ABW itu mengatakan, kunjungannya tersebut dilakukan guna melakukan peninjauan terhadap situasi dan kondisi Satgas Pamtas selama berada di wilayah perbatasan RI-Malaysia.

“Kita awali peninjauan itu dari titik no Jagoi Babang, tepatnya di pos batas portal titik nol,” kata Kolonel Bambang.

Baca Juga:  Meminimalisir Pelanggaran, Pangdam V/Brawijaya Tekankan Prajurit Mempedomani Tujuh Pelanggaran Berat di Lingkungan TNI AD

Selain kondisi Satgas, Danrem juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi masyarakat yang berada di wilayah perbatasan itu, terlebih kedekatan antara Satgas Pamtas Yonif 511/DY, dengan warga sekitar.

Menurut Kolonel Bambang, menjalin kedekatan dengan warga di wilayah perbatasan, merupakan salah satu tujuan utama yang harus dilaksanakan oleh personel Satgas Pamtas.

“Sebab, jika Kemanunggalan itu terwujud dengan baik, maka pertahanan di wilayah perbatasan akan baik pula,” tegasnya.

(nvh/myp/nw)

Editor: M Yahya Suprabana

Related Posts

1 of 827