Connect with us

Berita Utama

Filipina Akan Dipasok Rudal Canggih BrahMos Produk India-Rusia

Published

on

Filipina akan dipasok rudal canggih BrahMos produk India-Rusia.

Filipina akan dipasok rudal canggih BrahMos produk India-Rusia/Foto: indianlekhak.com

NUSANTARANEWS.CO, Manila – Filipina akan dipasok rudal canggih BrahMos produk India-Rusia. Filipina dan India telah menandatangani perjanjian untuk pengadaan rudal jelajah BrahMos. Wakil Menteri Pertahanan Filipina Raymund Elefante dan Duta Besar India Shambu Kumaran menandatangani perjanjian tersebut pada Selasa (2/3) di Camp Aguinaldo, markas besar Angkatan Bersenjata Filipina, menurut laman media sosial Departemen Pertahanan Nasional Filipina

Perjanjian tersebut mencakup pengadaan bahan dan peralatan pertahanan oleh Filipina dari India. “Kami membeli rudal BrahMos,” kata Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana, yang menyaksikan upacara penandatanganan.

Menhan Lorenzana menambahkan bahwa perjanjian itu berfungsi sebagai pedoman Filipina dan India terkait kebijakan dan prosedur dalam pengadaan peralatan pertahanan yang sekaligus berfungsi sebagai kerangka hukum pengadaan antar pemerintah (G to G ) kedua negara.

Pembicaraan tentang nilai kesepakatan itu diharapkan akan dimulai dalam beberapa bulan mendatang. Diharapkan rudal produk patungan India dan Rusia tersebut dapat memperkuat kemampuan pertahanan Angkatan Darat Filipina pada tahun 2024.

BrahMos adalah rudal supersonik jarak menengah (lebih cepat dari kecepatan suara) yang dapat diluncurkan dari kapal selam, kapal, pesawat, atau darat. Ini dianggap sebagai rudal supersonik tercepat di dunia.

BrahMos Aerospace memang sedang giat melakukan pemasaran rudal jelajah supersonic canggih dengan Mach 3 tersebut di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah. Jika Filipina memiliki rudal menengah yang dapat diluncurkan dari kapal selam, kapal permukaan, pesawat, dan darat dengan jangkauan 300 kilometer ini – tentu akan mengubah dinamika kekuatan di Asia Tenggara.

Sistem rudal yang dapat digunakan untuk pertahanan pantai dan serangan darat ini tentu semakin meningkatkan daya tembak militer Filipina dalam menghadapi ancaman terhadap wilayah maritimnya, terutama untuk menghadapi ancaman agresi Cina di Laut China Selatan.

Baca Juga:  Industri Seluler dan Lini Bisnis Fixed Broadband Menguat, Telkom Optimis Raih Kinerja Semakin Baik

Angkatan Udara India sendiri telah mengintegrasikan rudal jelajah supersonik Brahmos ini pada lebih dari 40 jet tempur Sukhoinya. (AS)

Loading...

Terpopuler