Connect with us

Hukum

Daftar Politisi Partai Koalisi Jokowi Ini Tersangkut Korupsi

Published

on

Bendera Partai Politik (Foto Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Mata rantai korupsi di Indonesia tampaknya sulit diberangus. Sekalipun perang melawan korupsi terus digembar-gemborkan pemerintah, namun faktanya dalam 5 bulan terakhir, sejumlah politisi dari partai koalisi (pendukung) Jokowi tak luput dari praktik haram tersebut.

Sebut saja partai-partai pendukung Jokowi seperti PDIP, Golkar, PAN dan Nasdem. Dari empat partai koalisi pemerintah ini sudah menyumbang sederet koruptor penghisap rakyat. Dalam hal ini, tentu tindakan kejahatan mereka tak bisa dianggap remeh, sebab praktik korupsi sesungguhnya bertentangan Pancasila.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Nusantaranews.co pada Kamis (1/3/2018), berikut ini daftar politisi partai koalisi Jokowi yang tersangkut korupsi dalam 5 bulan terakhir:

Pertama, PDIP. Partai moncong putih besutan Megawati Soekarno Putri telah menyumbangkan dua nama politisi mereka. Yakni Marianus Sae yang merupakan bupati Ngada dan calon gubernur NTT andalan PDIP. Ia diciduk KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 11 Februari 2018. Berikutnya ada sosok Bupati Nganjuk yakni Taufiqurrahman yang terkena OTT pada 25 Oktober 2017. Mantan ketua DPC PDIP Nganjuk ini terbukti melakukan praktik suap dan jual beli jabatan.

Baca Juga:
Korupsi Dinilai Pemicu Utama PDIP Meredup
Sejumlah Nama Politisi PDIP Hilang dalam Dakwaan Setnov, KPK Diduga Main Politik

Kedua, Partai Golkar, partai berlambang pohon beringin ini termasuk menjadi partai pendukung Jokowi yang cukup banyak menyumbangkan koruptor kelas kakap. Diantaranya Setya Novanto selaku Ketua Umum Golkar dengan skandal mega korupsi e-KTP. Selanjutnya ada nama Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang yang juga menjabat sebagai Ketua DPD I Golkar Jatim.

Selain itu ada pula Fayakhun Adriadi, Ketua DPD I Golkar DKI Jakarta yang menjabat sebagai anggota DPR, sama-sama tersandung kasus korupsi. Begitupun dengan Ketua DPD Golkar Subang, yakni Imas Aryumningsih. Bupati Subang ini juga harus meringkus dipenjara setelah melakukan kejahatan tipikor.

Ketiga, PAN. Partai yang didirikan oleh Amien Rais ini juga tak luput menyumbangkan politisi korup. Diantaranya ada Zumi Zola, yang menjabat sebagai Gubernur Jambi. Kemudian ada Asrun, cagub Sulawesi Tenggara (Sultra). Adriatma Dwi Putra, Walikota Kendari sekaligus sekretaris umum DPD PAN Sultra. Dan terakhir Supriono, DPRD Jambi periode 2014-2019. Politisi PAN ini terjaring OTT pada November 2017 terkait kasus suap.

Baca Juga:
Selain Zumi Zola, Ini 12 Politisi PAN Terjerat Korupsi
Cantik-Cantik Korupsi

Keempat, Nasdem (Nasional Demokrat). Sebagai partai pendatang baru pada pemilu 2014, partai pimpinan Surya Paloh ini juga dalam lima bulan terakhir ikut menyodorkan satu nama kadernya yang terlilit kasus korupsi. Adalah Mustafa, Bupati Lampung Tengah ini merupakan kader dari Partai Nasdem. Sebelum terciduk KPK, Mustafa sedianya berstatus sebagai cagub untuk Provinsi Lampung.

Pewarta: Alya Karen
Editor: Romandhon

Advertisement

Terpopuler