Connect with us

Politik

Calon Petahana Komisioner KPU Diuntungkan Oleh Pengalamannya

Published

on

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Riza Patria. Foto: BacaBerita
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Riza Patria. Foto: BacaBerita

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Riza Patria, menilai bahwa calon petahana Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Periode 2017-2022 tentu akan diuntungkan saat menjalani Fit and Proper Test/FnP (uji kelayakan dan kepatutan) yang digelar oleh Komisi II.

“Ya tentu incumbent (petahana) itu diuntungkan karena incumbent itu lebih dulu berada di dalam memahami regulasi yang ada, ketentuan dan aturan yang ada, berpengalaman mengatasi berbagai masalah yang ada,” ungkapnya kepada wartawan di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (3/4/2017).

Selain itu, Riza mengatakan, calon petahana itu juga diuntungkan karena sudah pernah berinteraksi dan pernah menghadapi masalah yang pemilu yang ada sebelumnya.

“Tentu dimana-mana, nggak cuma komisioner, pilkada juga begitu kan,  pileg juga begitu, kalau incumbent itu pasti lebih diuntungkan karena yang bersangkutan itu lebih memahami,” ujar Politisi dari Partai Gerindra itu.

Namun kendati demikian, Riza menuturkan, tentu anggota Komisi II DPR juga mengerti dan memahami apa yang perlu ditanyakan dna diperdalam lagi bagi para calon komisioner baik petahana ataupun yang baru.

“Sudah tadi ada yang dikritisi, direspon dengan cara bertanya mengklarifikasi, dengan cara mengkritisi, mengkonfirmasi dengan memperdalam statement daripada calon dan sebagainya,” katanya.

Menurut Riza, saat ini belum bisa diputuskan calon mana yang bisa lolos. “Jadi saya kira nantilah kita akan lihat 10 calon lagi di sesi kedua dan sesi ketiga. Insya Allah proses ini berlangsung dengan baik, dilaksanakan secara terbuka, teman-teman media juga mendengar secara langsung pertanyaan dan respon dari anggota (Komisi II) dan calon (komisioner KPU),” ungkapnya menambahkan. (DM)

Editor: Achmad Sulaiman

Loading...
Baca Juga:  Malam Tahun Baru di Rumah Ibadah, DPR: Akan Menarik Perhatian Dunia

Terpopuler