Connect with us

Global

AS Mengirim Ribuan Truk Senjata Bagi Pasukan Demokrat Suriah

Published

on

AS Mengirim Ribuan Truk Senjata Bagi Pasukan Demokrat Suriah

Ilustrasi AS Mengirim Ribuan Truk Senjata Bagi Pasukan Demokrat Suriah

NUSANTARANEWS.CO – Amerika Serikat (AS) mengirim ribuan truk senjata bagi Pasukan Demokrat Suriah (SDF) guna meningkatkan operasi mereka di provinsi Deir ez-Zor, sebagaimana dilansir sputnik. ”Bahwa AS meningkatkan kehadiran militernya di Deir ez-Zor, Suriah. Sedangkan Kantor berita Iran Fars mengutip sumber yang mengatakan bahwa pangkalan militer AS baru sedang dibentuk di timur Suriah.

Basis, yang terletak di daerah Badiyeh al-Sha’afa, akan dilengkapi dengan “peralatan dan sistem militer canggih,” menurut sebuah sumber.

Fars juga melaporkan bulan lalu bahwa pangkalan militer AS baru telah didirikan di ladang minyak al-Omar di tenggara Deir ez-Zor, di mana berbagai perangkat keras militer, termasuk sistem rudal dan kendaraan lapis baja, telah dikerahkan

AS kini memiliki tiga pangkalan militer di kawasan itu guna memperkuat kehadiran mereka. Selama empat hari terakhir, AS telah mengerahkan 250 truk dengan kendaraan lapis baja Hummer, senjata berat, dan pick-up, sebagai bagian dari operasi melawan ISIS. Pasokan tersebut dikirim lewat darat dari wilayah Irak utara melalui pos kontrol perbatasan Semelka.

Tercatat sampai saat ini, AS telah mengirim 4.800 truk dengan senjata dan kendaraan lapis baja.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov mengatakan bahwa kantong-kantong sisa gerilyawan ISIS hanya terletak di wilayah yang dikuasai oleh AS.

“Selama ini Washington telah membiayai dan memasok persenjataan ke “oposisi Suriah fiktif” yang bernilai ratusan juta dolar. Namun, sebagian besar senjata dan amunisi yang dipasok AS jatuh ke tangan cabang al-Qaeda Suriah: Nusra Front dan ISIS sebagai upaya untuk menggulingkan pemerintah Suriah yang sah,” tambah Konashenkov.

ISIS kembali mengerahkan serangan gerilya menyerang pertahanan pasukan bersenjata Suriah di bagian tenggara provinsi Deir ez-Zor, yang menargetkan Abu Kumal, sebuah kota perbatasan strategis yang dekat dengan provinsi Al-Anbar Irak.

Kelompok teroris ISIS menggunakan sejumlah besar pembom bunuh diri untuk membelah garis Tentara Suriah di sekitar Abu-Kamal dengan garis pertahanan di bagian timur kota.

Para teroris berusaha membuka jalan untuk memasuki kota untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir setelah mengalami kekalahan beruntun. Sementara pasukan pemerintah Suriah dilaporkan juga bentrok dengan para teroris yang tidak jauh dari pusat kota. Bentrokan ini dapat menyebabkan penangguhan operasi militer Suriah yang akan melakukan pembersihan terhadap sisa-sisa kantong perlawanan ISIS. (Banyu)

Komentar

Continue Reading
Advertisement

Terpopuler