Connect with us

Kesehatan

Pria Disebut Jadi Pihak Pertama yang Kehilangan Minat Pada Seks dalam Sebuah Hubungan Jangka Panjang

Published

on

hubungan seks, kehidupan seks, minat seks, minat seks pria, minat seks wanita, seks pria, seks wanita, kebutuhan seks, kehidupan seks pasangan, nusantaranews

Ilustrasi kehidupan seks pasangan. (Foto: Getty)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa pria menjadi pihak pertama yang akan kehilangan minat pada seks ketika mereka menjalin hubungan dengan pasangannya dalam jangka panjang.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Sex Research ini menemukan fakta bahwa sebenarnya hasrat seksual laki-laki sama rumitnya dengan perempuan.

Para peneliti di University of Kentucky seperti dikutip Metro menganalisis 64 studi tentang hasrat seksual pria dan wanita sejak tahun 1950-an, menemukan fakta bahwa pria tidak tertarik pada seks karena tiga alasan utama di antaranya individu, interpersonal dan sosial.

Penelitian ini tampaknya bertentangan dengan asumsi yang berkembang selama ini yang menyakini bahwa wanita memiliki hasrat seksual lebih rendah dibandingkan pria, dan pria dikatakan memiliki hasrat seksual yang tak akan pernah terpuasakan sepanjang hayat di kandung badan. Sementara itu wanita dikatakan akan mencapai puncak seksualnya ketika sudah menginjak usia 33 tahun.

Para peneliti menilai, asumsi-asumsi seperti disebutkan di atas merupakan bagian dari suatu permasalahan. Kristen P. Mark, profesor kesehatan dan direktur Laboratorium Promosi Kesehatan Seksual kesehatan dan direktur Lab Promosi Kesehatan Seksual di Universitas Kentucky sekaligus peneliti utama dalam penelitian ini menyebutkan bahwa ada sejumlah persoalan-persoalan individu yang mempenagruhi hasrat seksual seperti faktor fisik, disfungsi erekasi, kesehatan mental yang buruk, dan efek samping obat yang dikonsumsi untuk penyakit seperti depresi dan tekanan darah tinggi.

Penelitian sebelumnya juga diketahui mendukung asumsi-asumsi yang telah berkembang di masa lalu itu. Studi yang dilakukan di AS ini menemukan bahwa wanita berusia 65-80 tahun lebih mungkin sudah merasa sangat puas dengan kehidupan seksual mereka sementara pria lebih cenderung masih tertarik dengan seks. Setengah dari pria berusia 65 hingga 80 mengatakan mereka sangat atau sangat tertarik dengan seks, dibandingkan hanya 12% wanita dalam rentang usia yang sama.

Namun begitu, para peneliti mengungkapkan sebetulnya tidak terlalu penting berapa banyak seks yang pasangan inginkan dan alami, atau seberapa tertarik mereka terhadap seks. Sebab, yang lebih penting dalam sebuah hubungan ialah sikap saling terbuka dan jujur antara pasangan. Jika mengkhawatirkan tentang libido, atau kurangnya libido, disarankan untuk membicarakannya dengan dokter guna mengurangi kekhawatiran, terutama kekhawatiran yang sudah menjurus pada depresi. (red/ed/nn)

Editor: Almeiji Santoso

Advertisement

Terpopuler