Anggota Komisi VII DPR RI, Satya Widya Yudha/Foto: Dok. SatyaYudha
Anggota Komisi VII DPR RI, Satya Widya Yudha/Foto: Dok. SatyaYudha

NUSANTARANEWS.CO – Dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), sejumlah kebijakan di bidang energi patut diapresiasi. Jokowi-JK telah berhasil mereformasi di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM).

Hal itu diutarakan oleh anggota Komisi VII DPR, Satya Widya Yudha, yang juga adalah ketua bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Partai Golkar.

Satya memaparkan sejumlah pencapaian yang telah dilakukan pemerintahan Jokowi-JK, salah satunya adalah pembubaran anak usaha PT Pertamina, PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral).

“Pembubaran Petral sebagai upaya untuk meningkatkan efisiensi pengadaan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri,” kata Satya dalam keterangan tertulisnya, Senin(24/10).

Menurut Satya, kebijakan lain yang menonjol adalah penghapusan subsidi untuk premium, lalu subsidi solar dibuat menjadi subsidi tetap Rp1.000 per liter.  “Pemangkasan ini membuat keuangan negara lebih sehat,” ujarnya.

Satya mengungkapkan, upaya penyederhanaan izin pun patut diapresiasi. Sudah banyak izin yang dihapus, dibuat online, maupun dibuat satu pintu di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) lewat Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). (Andika)

Komentar