PW GP Ansor Lampung dan Kapolda Lampung Irjend Pol Sudjarno. Foto Syuhud Tsaqafi
PW GP Ansor Lampung dan Kapolda Lampung Irjend Pol Sudjarno. Foto Syuhud Tsaqafi

NUSANTARANEWS.CO, Bandar Lampung – Gerakan Pemuda Ansor Lampung terus berkomitmen menunjukan kecintaan dan pengabdiannya bagi bangsa Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian Rumah Pangan Kita (RPK) di 15 kabupaten/kota di daerah itu.

“Setiap Pimpinan Cabang Pemuda Ansor di kabupaten atau kota masing-masing akan memiliki 10 RPK. 10 lagi pimpinan wilayah, jadi total ada 160 RPK yang kami miliki,” ujar Ketua PW GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim, Jumat, di Bandar Lampung (16/6/2017).

RPK merupakan salah satu program Perum Bulog untuk mendistribusikan pangan dalam penugasan menjaga stabilisasi harga nasional. GP Ansor Lampung memantapkan diri mengambil RPK berbekal pengalaman penyelenggaraan pasar murah di 15 kabupaten/kota pada Ramadhan 1438 H ini.

“Sabtu 17 Juni 2017, bertempat di PW GP Ansor Lampung, Jalan Raden Gunawan II, Rajabasa, Bandar Lampung, kami akan menandatangani nota kesepahaman dengan Bulog menindaklanjuti arahan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor yang menginisiasi gerakan kewirausahaan yang Insya Allah berdampak positif bagi masyarakat,” kata Hidir.

RPK Ansor di Lampung nantinya akan menyediakan komoditi seperti telur, bawang putih, terigu, gula pasir, beras dan minyak goreng dengan harga relatif lebih rendah dari umumnya.

“Upaya ini adalah keharusan dilakukan kader Ansor. Untuk menggerakkan organisasi membutuhkan kreativitas dan kemauan. Itulah jalan yang harus ditempuh setiap organisatoris,” paparnya.

Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menyambut baik upaya pimpinan wilayah mendorong kemandirian kader.

“Ini jalan menunjukkan jati diri organisasi dengan harakah atau gerakan, bukan wacana atau sekedar omong kosong sehingga kami bisa menegaskan dengan perbuatan, bahwa Ansor merupakan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat dengan segala kekurangannya,” kata pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu.

Di Way Kanan, imbuh aktivis Gusdurian itu menambahkan, RPK tersebar di lima kecamatan dan beberapa kampung. Satu dikelola PAC Way Tuba, lalu PAC Negeri Besar tiga RPK. Selanjutnya di PAC Banjit, Negeri Agung dan Pakuan Ratu masing-masing dua RPK. Total sepuluh RPK.

“Melalui RPK ini, kami ingin menegaskan Ansor Untuk Masyarakat. Karena kami ialah organisasi action, bukan organisasi fashion,” kata Gatot. (Syuhud Tsaqafi)

Editor: Achmad Sulaiman

Komentar