Connect with us

Ekonomi

Yahoo Japan Corp Akhirnya Mengakuisisi Zozo Inc

Published

on

Yahoo Japan Corp Akhirnya Mengakuisisi Zozo Inc

Yahoo Japan Corp akhirnya mengakuisisi Zozo Inc. Yusaku Maezawa saat berpose di Tokyo/Foto: Japan Times.

NUSANTARANEWS.CO – Yahoo Japan Corp akhirnya mengakuisisi Zozo Inc. pengecer mode online top Jepang sebesar US$ 3,7 miliar. Dengan akuisisi ini akan memberi nafas baru bagi situs web dalam permainan dunia retail yang kompetitornya sudah jelas: Amazon.com dan Rakuten Inc di Jepang.

Akuisisi Zozo Inc telah berhembus setelah pemilik Zozo, Yusaku Maezawa mengabarkan bahwa dirinya akan mengundurkan diri sebagai kepala eksekutif dan menjual sebagian besar sahamnya setelah mengalami serangkaian kesalahan langkah yang berimbas pada jatuhnya nilai saham perusahaan hingga turun 60 persen pada tahun lalu.

Bila kesepakatan itu berjalan mulus, Yahoo Jepang akan menguasai pasar mode online Jepang, di mana mal Zozo, Zozotown, mengendalikan sekitar setengah pasar untuk mode menengah ke atas di Jepang. Kesepakatan itu juga akan memberi Mr Maezawa rezeki milyaran dolar, termasuk dari penjualan 30 persen sahamnya di perusahaan.

Sebelum mengalami penurunan, Maezawa sempat meluncurkan bisnis e-commerce di Cina bersama Masayoshi Son, kepala eksekutif SoftBank Group Corp, namun mengalami kegagalan.

Sebagai informasi, SoftBank juga menguasai saham Yahoo Japan dengan perusahaan induknya Z Holdings. Sejumlah sumber juga mengatakan bahwa Softbank Group sedang melakukan merger dengan perusahaan induk LINE, Naver, dan kini tengah membentuk perusahaan baru dengan investasi 50-50. Yahoo Japan dan LINE akan beroperasi di bawah perusahaan baru tersebut.

Kembali ke Zozo yang dalam beberapa tahun belakangan sangat terkenal karena gaya hidup Maezawa yang begitu menarik perhatian publik. Pengusaha trendi ini menjadi terkenal karena berpacaran dengan selebritis dan mengendarai mobil sport mewah. Maezawa sangat menonjol di antara para eksekutif kaya di Jepang lainnya karena gaya hidup jetsetnya yang kebanyakan justru dihindari oleh para eksekutif.

Baca Juga:  Ketua Umum PBNU: Di Bawah Kepentingan Tertentu Islam Bisa Jadi Cuma Komoditas

Yang menghebohkan mungkin adalah ketika dirinya mendaftar sebagai penumpang pribadi pertama SpaceX milik Elon Musk, dan membayar US$ 110 juta untuk lukisan Jean-Michel Basquiat.

Tetapi semua itu kini berbalik untuknya dan Zozo. Maezawa dikabarkan baru-baru ini menjual sebagian dari koleksi seninya di Sotheby dengan alasan tidak punya uang.

Zozo juga mengalami penurunan pendapatan tahunan dalam pembukuan keuangan terakhir, termasuk kegagalan dengan produk bodysuits ketatnya. Selain itu, Zozo juga ditinggalkan beberapa merek terkenal yang tidak senang dengan kebijakan diskonnya, dan yang lain ingin membuat layanan e-commerce mereka sendiri.

Pengambilalihan Zozo oleh Yahoo Jepang dengan perusahaan induknya Z Holdings terjadi di tengah perkembangan pesat teknologi telekomunikasi Jepang – di mana Rakuten meluncurkan layanan nirkabel ke bisnis cash-cow dan Amazon membuat dorongan agresif ke dalam dunia mode.

Perkembangan terakhir Z Holdings menyatakan telah membeli 50,1 persen saham Zozo senilai sekitar US$ 3,7 miliar dolar. Pendiri dan mantan CEO Zozo, Yusaku Maezawa, juga menjual sebagian saham miliknya kepada Z Holdings sebagai bagian dari kesepakatan tersebut. Sahamnya kini berkurang dari 36 menjadi 17 persen di perusahaan.

Z Holdings menargetkan untuk menjadi peritel online teratas di Jepang. Perusahaan tersebut berharap akuisisi Zozo ini akan membantu menarik para pembeli muda untuk mengejar pesaing yang lebih besar seperti Amazon dan Rakuten. (Agus Setiawan)

Loading...

Terpopuler