Connect with us

Mancanegara

Wahid Foundation Dorong Negara-negara Asia Pasifik Kurangi Islamphobia, Anti Semitisme dan Anti Imigran

Published

on

kbri welington, kondisi wni, korban penembakan, selandia baru, penembakan massal, nusantaranews

Masjid Al Noor di Christchurch, salah satu lokasi penembakan massal di Selandia Baru. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, JakartaWahid Foundation mendorong negara-negara kawasan Asia Pasifik mengambil langkah nyata mengurangi Islamphobia, anti semitisme dan anti imigran pasca tragedi penembakan massal di Christchurch, Selandia Baru.

Co-Faounder Wahid Foundation, Yenny Zannuba Wahid menuturkan, langkah-langkah yang bisa diambil berupa dialog kebudayaan, mengurangi diskriminasi dan intoleransi, mendorong perlindungan dan kesejahteraan khususnya kepada kelompok minoritas.

“Mendorong pemerintah Indonesia untuk segera melakukan langkah-langkah antisipasi agar serangan ini tidak berdampak pada meningkatnya kebencian tak berdasar pada warga asing kulit putih atau non muslim di Indonesia,” kata Yenny Wahid dikutip dari siaran pers Wahid Foundation, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Lebih lanjut Yenny mengatakan pihaknya mendunung langkah pemerintah Selandia Baru menangkap, membawa ke pengadilan, dan mengungkap motif berikut jaringan para pelaku penembakan massal di Christchurch.

“Ikut berduka cita sedalam-dalamnya bagi setiap korban dan keluarga mereka, termasuk korban dari WNI. Kami terus mendoakan agar mereka dapat melalui peristiwa tragis ini dengan tabah,” ucapnya.

Sekadar tambahan, pelaku aksi penembakan massal di Selandia Baru, Brenton Tarrant (28) didakwa dengan pasal pembunuhan oleh Pengadilan Daerah Christchurch. Pria asal Australia itu ditahan hingga 5 April 2019.

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Terpopuler