Connect with us

Mancanegara

Upaya Percobaan Kudeta Kembali Terjadi di Ethiopia

Published

on

Upaya Percobaan Kudeta Kembali terjadi Di Ethiopia

Upaya Percobaan Kudeta Kembali terjadi Di Ethiopia/Foto: ethiopians4cm.org

NUSANTARANEWS.CO – Upaya percobaan kudeta kembali terjadi di Ethiopia. Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa mereka mendengar laporan tembakan di Addis Ababa pada Sabtu malam, dan beberapa warga mengatakan mereka mendengar enam tembakan di pinggiran kota dekat Bandara Internasional Bole negara itu.

Kedutaan Besar AS di Addis Ababa menyatakan kaget dan sedih atas serangan berdarah Sabtu malam (22/6). Dalam sebuah pernyataan tertulis yang dikeluarkan hari Minggu: AS akan tetap mendukung Ethiopia yang sedang berusaha keras menjalankan reformasi ekonomi dan politik untuk mencapai kemakmuran, dan stabilitas di Ethiopia, bunyi pernyataan itu.

Brigadir Jenderal Tefera Mamo, kepala pasukan khusus di Amhara, mengumumkan melalui televisi pemerintah bahwa “sebagian besar orang yang mencoba melakukan kudeta telah ditangkap, meskipun ada beberapa yang lolos.”

Juru bicara Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed, Billene Seyoum mengatakan bahwa “pasukan pembunuh” mendatangi sebuah pertemuan di ibukota negara bagian Amhara, menewaskan presiden kawasan itu Ambachew Mekonnen dan salah seorang penasihat seniornya.

Dan dalam sebuah serangan terpisah pada malam yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat Ethiopia Seare Mekonnen dan seorang pensiunan Jenderal lainnya tewas ditembak di Addis Ababa oleh pengawalnya.

Loading...

Media pemerintah melaporkan bahwa Jenderal Asamnew Tsige, kepala keamanan negara bagian Amhara adalah pemimpin upaya percobaan kudeta gagal tersebut. Asamnew dibebaskan dari penjara tahun lalu, dan diberi amnesti atas upaya kudeta yang sama.

Republik Demokratik Federal Etiopia atau Etiopia adalah sebuah negara yang terletak di benua Afrika dengan penduduk 100 juta jiwa. Seperti kebanyakan negara Afrika lainnya, Ethiopia juga sedang berjuang untuk meredakan kekerasan etnis yang meluas melanda negara itu. Menurut PBB, sekitar 2,4 juta diperkirakan telah menjadi pengungsi.

Baca Juga:  Salam Rindu Buat yang Terkasih

Ethiopia akan mengadakan pemilihan parlemen nasional tahun depan. Beberapa kelompok oposisi telah menyerukan agar pemungutan suara diadakan tepat waktu.

Perdana Menteri Abiy berkuasa lebih dari setahun yang lalu dan memulai reformasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Ethiopia. Reformasi telah mengguncang politik Ethiopia, terutama terhadap institusi militer dan intelijen.

Penembakan di Bahir Dar terjadi ketika sekutu Abiy, presiden negara bagian tersebut – mengadakan pertemuan untuk memutuskan bagaimana menghentikan perekrutan terbuka milisi etnis Amhara oleh Asamnew.

Asamnew telah menyarankan orang Amhara untuk mempersenjatai diri dalam persiapan untuk bertarung melawan kelompok lain, dalam video yang disebarkan di media sosial seminggu sebelumnya.

Sampai berita ini diturunkan, situasi di wilayah Amhara saat ini telah berada di bawah kendali penuh pemerintah federal,” kata Abiy dalam pernyataan hari ini. Sebelumnya, warga Bahir Dar, sekitar 500 kilometer barat laut Addis, mengatakan bahwa pada malam minggu, setidaknya selama empat jam terdengar suara tembakan dan beberapa jalan telah ditutup. (Banyu)

Loading...

Terpopuler