Berita UtamaLintas NusaTerbaru

Tolak Pendekatan Militer, William Wandik: Pemerintah Harus Dengar Keinginan Masyarakat Papua

Tolak Pendekatan Militer, William Wandik: Pemerintah Harus Dengar Keinginan Masyarakat Papua
Tolak Pendekatan Militer, William Wandik: Pemerintah Harus Dengar Keinginan Masyarakat Papua

NUSANTARANEWS.CO, Papua – Anggota DPR RI dari dapil Papua William Wandik minta pemerintah mengghentikan pendekatan militer di Papua. Pasalnya hal tersebut tak akan menyelesaikan permasalahan di Papua.

“Orang Asli Papua (OAP) malah tak nyaman di tanahnya sendiri akibat penempatan militer disana. Saya kira pendekatan militer harus dihentikan,” ungkap politisi asal Partai Demokrat ini saat dikonfirmasi, Rabu (5/1).

Dikatakan oleh pria yang juga Ketum GAMKI ini, untuk menyelesaikan masalah di Papua semangat Otsus dengan melibatkan kearifan local tentunya perlu diterapkan di Papua. “Saya sependapat dengan apa yang diutarakan Wapres RI (KH.Ma’ruf Amin – red) baru-baru ini yang mengatakan bahwa  untuk mewujudkan kesejahteraan di Papua harus mendengar apa yang diinginkan masyarakat Papua, di mana perwujudannya bisa melibatkan tokoh di Papua,” jelasnya.

Diungkapkan oleh William Wandik, bagi masyarakat Papua, perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di Papua itu salah satu cara untuk menyelesaikan masalah di Papua. “Misalnya dilakukan pemberdayaan dengan yang arahnya untuk kesejahteraan. Jangan menggunakan militer yang membuat takut masyarakat Papua,”jelas pria yang juga Ketum Partai Demokrat ini.

Baca Juga:  Hasil Audiensi FB-KRB dan DPRD Kota Bogor, Wisata Malam Glow Ditutup

Sekedar diketahui, Mabes Polri mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi akan menggeser wilayah operasi dengan pendekatan berbeda pada tahun ini. Keputusan tersebut diambil kepolisian setelah melakukan evaluasi terhadap status operasi Satgas Nemangkawi di Papua.

Satgas Nemangkawi sendiri di Papua akan lebih menekankan pendekatan kesejahteraan kepada masyarakat setempat. Satgas Nemangkawi merupakan tim gabungan TNI-Polri yang bertugas untuk menghadapi kelompok bersenjata di wilayah Papua. Satgas tersebut di bawah komando Kapolda Papua dan Pangdam Cendrawasih. (setya)

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3,049