Berita UtamaHankamTerbaru

TNI Pasang Lampu Penerangan di Balingga hingga Menjadi Guru di Memberamo

TNI pasang lampu penerangan di Balingga hingga menjadi guru di Memberamo
TNI pasang lampu penerangan di Balingga hingga menjadi guru di Memberamo
Distrik Balingga Pun Kini Mulai Terang

NUSANTARANEWS.CO, Lanny Jaya – Keberadaan Satgas Yonmek 203/Arya Kemuning di perbatasan Indonesia-Papua Nugini, tepatnya di Kabupaten Lanny Jaya, Papua layak diacungi jempol.

Pasalnya, keberadaan Satgas di bawah kendali Mayor Inf Achmad Zacky itu mampu mengatasi berbagai permasalahan yang dialami oleh warga.

Salah satunya warga di Distrik Balingga yang selama ini mengalami keluhan soal lampu penerangan di Distrik tersebut. Adanya keluhan itu, langsung direspon cepat oleh Satgas.

Beberapa tiang hingga lampu penerangan mulai dipasang di beberapa titik lokasi Desa Balingga Induk hingga Desa Humaneri, Distrik Balingga.

Pemasangan itu, juga tak lepas dari adanya campur tangan warga setempat.

“Pemasangan ini mendapat respon antusias warga. Ini suatu hal yang luar biasa bagi kami. Sebab, kebersamaan bermunculan dengan adanya pemasangan lampu penerangan ini,” ujar Lettu Inf Faisal R Karo-Karo. Rabu, 3 Agustus 2022.

Baca Juga:  Oknum Polisi Lampung Timur Mengatakan Penyiksaan Tersangka Sudah Sesuai SOP, Alumni Lemhannas Pertanyakan Kinerja Divisi Propam Polri

Dirinya berharap, adanya pemasangan lampu solar cell itu nantinya bisa membantu aktifitas warga, terlebih ketika mulai malam tiba. “Warga masih bisa beraktifitas. Lampu penerangan ini sarana yang diperlukan oleh warga ketika beraktifitas pada malam hari,” pungkasnya. (*)

 

Selain Jaga Kondusifitas, Babinsa di Mamberamo juga Harus Bisa Jadi Guru
Foto: Babinsa menjadi sosok seorang guru di Sarmi.

Kabupaten Sarmi, Papua,- Keberadaan Babinsa di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua seakan mampu memberikan berbagai manfaat positif di masyarakat.

Bukan hanya bisa menjaga kondusifitas, Babinsa di Sarmi juga diwajibkan untuk bisa menjadi seorang sosok guru.

Seperti yang dilakukan oleh Serda Surahman di SD 1 Dabra pada Selasa, 2 Agustus 2022 pagi. Keterbatasan tenaga pengajar di Sarmi seakan menggugah dirinya untuk bisa menjadi seorang guru.

“Sebab, pendidikan sudah menjadi visi dan misi utama kami. Sebelumnya Dandim juga menginstruksikan personelnya untuk fokus soal pendidikan di Sarmi,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 1712/Sarmi Letkol Inf Emanuel Setyo Kristiawan mengatakan jika keberadaan Babinsa harus bisa membawa dampak positif bagi semua pihak, tanpa terkecuali di bidang pendidikan.

Baca Juga:  Rawan Penyimpangan, Gus Fawait Edukasi Istilah Kiai dan Gus

Babinsa, kata Dandim, merupakan ujung tombak Satuan yang harus bisa menyatu dan mengatasi setiap permasalahan yang ada di masyarakat.

“Babinsa harus bisa memberikan manfaat di masyarakat. Sehingga, keberadaan Babinsa itu dibutuhkan oleh masyarakat,” tegas Dandim. (*)

Related Posts

1 of 2.097