Connect with us

Kesehatan

Timun Suri Penuh Berkah dan Manfaat di Bulan Puasa

Published

on

Timun suri penuh berkah dan manfaat di bulan puasa

Timun suri penuh berkah dan manfaat di bulan puasa/Foto: Trubus.

NUSANTARANEWS.CO – Timun suri penuh berkah dan manfaat di bulan puasa. Timun suri bagi masyarakat Jawa Barat merupakan salah satu buah yang wajib ada selama bulan puasa. Timun suri menjadi buah favorit karena rasanya yang manis dan penuh dengan serat. Sehingga bisa dijadikan bahan campuran minuman dingin saat berbuka puasa.

Timun suri memiliki aroma yang kuat dan khas. Rasanya yang segar pun menjadi penyempurna hidangan ternikmat berbuka setelah beduk ditabuh.

Timun suri sebetulnya masuk dalam anggota tumbuhan suku labu-labuan (cucurbitaceae). Mentimun suri bukanlah mentimun (Cucumis sativus) walaupun bentuk buahnya memanjang dan menyerupai mentimun. Secara morfologi dan sitologi ia tidak sama dengan mentimun. Bentuk daun dan ukuran bijinya pun lebih mendekati blewah atau melon.

Buah yang satu ini memang banyak dibudidayakan di daerah Jawa Barat dan biasa dijual setengah masak pada bulan puasa karena daging buahnya yang padat dan lembut sangat nikmat dibuat minuman penyegar saat berbuka puasa. Timun suri sebetulnya bukanlah tanaman musiman karena bisa ditanam kapan saja. Yang pasti, timun suri mengandung kalium yang cukup tinggi sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh.

Tetapi khusus di bulan puasa, timun dengan daging padat dan lembut ini dapat menjadi penyegar tubuh saat berbuka, dan benar-benar menjadi buah favorit di sebagaian masyarakat Jawa Barat dan DKI Jakarta. Sehingga banyak pedagang yang datang dari daerah untuk jualan timun suri di Jakarta.

Adapun manfaat timun suri bagi orang yang berpuasa adalah:

1. Melancarkan pencernaan dan menurunkan berat badan
Timun suri memiliki banyak kandungan serat alami yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Jika penceraan lancar Anda maka racun-racun dalam tubuh Anda dapat di keluarkan. Selain itu serat timun suri juga bermanfaat untuk diet karena lebih lama dicerna tubuh sehingga menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama.

Baca Juga:  Partai Kebebasan Belanda Akan Menggelar Lomba Karikatur Nabi Muhammad

2. Menjaga kesehatan selama berpuasa
Buah mentimun kaya akan kandungan vitamin C yang dapat menjaga daya tahan tubuh, mencegah infeksi karena bakteri, virus dan kuman. Selain itu juga mengandung vitamin A dan antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan melindungi kulit dari serangan radikal bebas yang dapat memicu efek penuaan dini seperti garis halus, dan flek hitam.

3. Mengendalikan kadar gula
Biasanya penderita diabetes merasa sangat khawatir karena tidak bisa mengkonsumsi buah manis. Namun ternyata buah timun suri sangat baik untuk membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Hal ini terjadi karena buah timun suri mengandung zat gula yang terdiri dari fruktosa dan glukosa.

4. Anti kangker
Senyawa sapotin yang dimiliki timun suri dapat mencegah seseorang dari penyakit kangker, selain itu kandungan yang baik pada buah ini bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, dan sangat cocok di konsumsi sebagai makanan untuk diet.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Dalam sebuah penelitian ternyata terungkap bahwa timun suri mengandung sebuah senyawa yang bisa menurunkan resiko penyakit jantung yaitu asam linoleat. Asam  linoleat akan bekerja untuk tubuh dengan cara menjadi antioksidan yang bisa menyerang radikal bebas. Zat ini akan melindungi tubuh dari racun dan memelihara kesehatan jantung dengan cara menggunakan lemak sebagai sumber energi dan menghalangi pembentukan lemak yang tidak terpakai oleh tubuh.

6. Meremajakan kulit
Kandungan mineral dan vitamin pada timun suri bermanfaat untuk meremajakan kulit agar lebih segar dan awet muda, anda bisa mengaplikasikan timun suri sebagai masker, agar hasilnya lebih maksimal bisa di kolaborasikan dengan bahan-bahan lainnya seperti susu dan madu.

7. Mencerdaskan otak
Asam linoleat yang terdapat pada timun suri juga berfungsi sebagai antioksidan tubuh dan juga dapat meningkatkan kecerdasan otak. (MRH/ed. Alya Karen)

Baca Juga:  Berlakukan Tax Amnesty, Pemerintah Incar Dana Rp 4000 Triliun

Loading...

Terpopuler