Connect with us

Ekonomi

Tahun 2019, Pemprov Jatim Genjot Perekonomian Di Sektor Makanan

Published

on

Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim Dyah Rahayu Ermawati. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim Dyah Rahayu Ermawati. (FOTO: NUSANTARANEWS.CO/Setya)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Pemprov Jatim dalam meningkatkan perekonomian di tahun 2019 saat ini, akan membidik perekonomian di sektor agro industry, khususnya di sektor makanan.

“Sektor makanan yang menjadi daya tarik saat ini untuk meningkatkan perekonomian di Jatim,” ungkap Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jatim Dyah Rahayu Ermawati di kantornya, Jumat (18/1/2019).

Dyah Rahayu Ermawati mengatakan komoditi makanan primer akan tumbuh pesat di Jatim.

“Hal ini tentunya diharapkan mampu menambah APBD Jatim,” sambungnya.

Dalam peningkatan perekonomian di sector makanan tersebut, lanjut Ermawati, yang diuntungkan adalah nelayan dan petani.

“Kami gandeng beberapa perusahaan untuk pengembangan mulai hulu hingga hilir. Ini yang saat ini menjadi focus kami,” lanjutnya.

Ditambahkan oleh mantan kabid BPM (Badan Penanaman Modal) Pemprov Jatim ini, untuk investasi, beberapa negara sudah berancang-ancang investasi di Jatim.

“Jepang, Singapura dan China sudah menyatakan minat untuk investasi itu,” tandasnya.

Pewarta: Setya/TW
Editor: M. Yahya Suprabana

Terpopuler