Connect with us

Mancanegara

Swedia Luncurkan HMS Artemis, Kapal Pengintai Laut Baltik

Published

on

sweida, hms artemis, kapal pengintai, laut baltik, nusantaranews, nusantara news

Swedia luncurkan HMS Artemis, kapal pengintai baru di Laut Baltik, pengganti HMS Orion, Rabu (17/4). (Foto: Creative Commons/CC)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – HMS Artemis menjadi kapal pengintai terbaru milik Angkatan Laut Swedia yang diluncurkan untuk kegiatan intelijen di Laut Baltik.

HMS Artemis diluncurkan untuk menggantikan HMS Orion yang dijadwalkan akan dipensiunkan setelah sekian lama menjalankan tugas intelijen di Laut Baltik.

Surat kabar Expressen seperti dikutip Sputnik melaporkan, HMS Artemis merupakan kapal pengintai terbaru yang diproduksi Saab Kockums yang diperuntukan militer Swedia.

Peluncuran kapal pengintai sepanjang 74 meter dan lebar 14 meter itu digelar pada Rabu (17/4).

Artemis sendiri merupakan seorang dewi dalam mitos Yunani kuno yang dikenal sebagai dewi hewan liar, hutan belantara, bulan dan kesucian.

Kapal itu dibangun oleh subkontraktor Saab Kockum, Nauta Shipyard di Gdynia Poland, yang merupakan bagian dari kelompok pertahanan Polandia PGZ, tulis Sputnik.

“Angkatan Bersenjata Swedia dan Angkatan Laut, bersama-sama dengan Pembentukan Radio Pertahanan Nasional, akan menerima sinyal kapal intelijen yang memenuhi syarat dan modern yang akan meningkatkan kapasitas mereka,” kata Direktur Jenderal Administrasi Pertahanan Swedia (FMV) Jenderal Goran Martensson.

Loading...

Dia mengungkapkan, Swedia sudah lama menanti kehadiran HMS Artemis di tengah kebutuhan besar negara itu akan kehadiran kapal SIGNIT terbaru.

Sebab, pendahulunya, HMS Orion telah beroperasi selama 35 tahun. Dibandingkan dengan HMS Orion, yang diluncurkan pada 1984, penggantinya memiliki keunggulan teknis dan juga lingkungan kerja dan kehidupan yang lebih baik, peningkatan keandalan operasional, dan peningkatan sifat kompatibilitas elektromagnetik, yaitu bagaimana peralatan di dalam kapal mempengaruhi peralatan lainnya. Seputar peralatan elektronik dan seberapa sensitif peralatan itu terhadap gangguan elektronik eksternal,” manajer proyek FMV Peter Andersson.

Namun demikian, Peter merahasiakan peralatan lain yang terdapat pada HMS Artemis. Hanya saja, tugas utamanya untuk melakukan pengintaian, khususnya di Laut Baltik yang disengketakan.

Yang pasti, HMS Artemis disebut-sebut akan dioperasikan dari pangkalan Angkatan Laut Swedia, Karlskrona, yang terletak di Kepulauan Blekinge. Dan galangan kapal Karlskrona diketahui memang telah lama menjadi perusahaan industri terbesar di Swedia.

(eda)

Editor: Eriec Dieda

Terpopuler