Sukowi Kritik Penampilan Gus Ipul-Puti dalam Debat Pilgub Jatim 2018

Sukowi Kritik Penampilan Gus Ipul-Puti dalam Debat Pilgub Jatim 2018
Debat calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Selasa (8/5). (Foto: NusantaraNews/Setya)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Suko Widodo mengkritik penampilan pasangan Syaifullah Yusuf-Puti Soekarno dalam debat calon gubernur Jawa Timur yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim pada Selasa (8/5) lalu. Menurutnya, pasangan nomor urut dua itu kurang menguasai materi dengan sajian data yang cenderung kualitatif.

”Intonasinya kurang stabil dan gesture kurang luwes, sehingga tampak kaku dan tegang,” kata Suko di Surabaya, Kamis (10/5/2018).

Namun begitu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair Surabaya ini melihat sisi positif dari pasangan yang dikenal dengan jargon Kabeh Sedulur, Kabeh Makmur dalam debat tersebut ialah perihal bahasa yang digunakan.

Suko menilai, calon gubernur Jatim nomor urut dua ini telah menggunakan bahasa yang dekat dan lekat dengan masyarakat kebanyakan serta speed bicara juga cukup baik.

Pria yang akrab disapa Sukowi ini melihat pasangan Gus Ipul-Puti masih belum maksimal dalam memaparkan peran partisipasi masyarakat.

“Paslon kurang menjelaskan posisi dan peran nyata dari masyarakat. Konsep partisipasinya belum dielaborasi secara terukur,” imbuhnya.

Pewarta: Setya
Editor: Yahya Suprabana