Connect with us

Ekonomi

Sesalkan Impor Beras, Mantan Relawan Imbau Jangan Pilih Lagi Jokowi

Published

on

Presiden Jokowi dan Kementan Amran Sulaiman/Foto: news.lewatmana.com

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Mantan Relawan Joko Widodo yang tergabung dalam Komunitas Relawan Sadar (KORSA) sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Pemerintahan Jokowi melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan yang telah melakukan impor beras dan saat ini telah berlabuh di beberapa pelabuhan sebesar 57.000 ton. Keputusan impor ini dinilai sama sajadengan melakukan pembunuhan secara tidak langsung kepada petani.

Hal itu dikatakan Amirullah Hidayat Kordinator KORSA melalui keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

“Sungguh kami tidak menyangka Pemerintahan Jokowi hari ini dengan mudahnya melakukan impor beras tanpa memikirkan nasib petani padahal saat ini sedang musim panen, seharusnya pentani menikmati hasil jerih payahnya yang mengakibatkan keresahan masif di kalangan petani dan pedagang lokal. Karena bagaimanapun petani ini adalah rakyat kecil yang hidup di pedesaan, mereka juga perlu memenuhi kebutuhan hidupnya. Kalau seperti ini kebijakan pemerintah, maka petani jangankan untuk biaya pendidikan anak anaknya, untuk makan saja susah, dengan kata lain pemerintah secara tidak langsung telah melakukan penzholiman kepada petani,” papar Amirullah.

Pihaknya melihat keputusan impor beras adalah bukti nyata pengkhianatan terhadap Nawacita yang selama ini telah menjadi janji dan jorgan-jorgan pemerintahan Jokowi. “Maka kami menilai dengan import beras dilakukan membuktikan bahwa pemerintahan hari ini tidak ada berpihak kepada kaum miskin terutama petani,” ujar Amirullah.

Menurutnya, Jokowi lebih berpihak kepada asing ketimbang kepada rakyatnya sendiri. “Kami tidak tahan melihat kebijakan kebijakan yang di buat selalu berpihak kepada pemodal dan asing tidak ada yang berpihak kepada rakyat kecil seperti petani,” sebutnya.

KORSA, kata dia, mengimbau seluruh rakyat Indonesia terutama kaum miskin di kota dan desa untuk tak lagi memilih Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Karena pemerintahan seperti ini tidak bisa terus dilanjutkan, sebab akan membuat rakyat miskin makin miskin secara langsung maupun tidak langsung,” tegasnya. (red)

Editor: Gendon Wibisono

Komentar

Jurnalis dan editor di Nusantara News, researcher lepas. | life is struggle and like in silence |

Advertisement

Terpopuler