Connect with us

Hankam

Sepasang Mig 31K Rusia Menembakkan Rudal Hipersonik Kinzhal

Published

on

Sepasang Mig 31K Rusia Menembakkan Rudal

Sepasang Mig 31K Rusia menembakkan rudal hipersonik Kinzhal.

NUSANTARANEWS.CO – Sepasang Mig 31K Rusia menembakkan rudal. Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis menyaksikan langsung latihan militer dari atas sebuah kapal penjelajah angkatan laut Rusia Marshal Ustinov di Laut Hitam dekat Crimea. Putin juga menyaksikan uji peluncuran rudal hipersonik Kh-47M2 Kinzhal saat ditembakkan dari sepasang jet tempur MiG-31K.

Seperti telah diberitakan, rudal hipersonik dengan hulu ledak nuklir Rusia ini pertama kali diungkapkan ke publik oleh Putin pada bulan Maret 2018 lalu. Kinzhal mampu membawa hulu ledak nuklir dengan jangkauan hingga 3.000 kilometer dengan kecepatan 10 hingga dan 12 Mach. Keunikan rudal Kinzhal adalah kemampuannya untuk melakukan manuver secara terus-menerus untuk menembus pertahanan udara musuh.

Putin menegaskan bahwa rudal Kinzhal dan sistem rudal modern Rusia lainnya sebagai tidak terkalahkan, karena dapat menghindari sistem pertahanan musuh.

Dalam latihan, rudal hipersonik ini ditembakkan bersamaan dengan beberapa rudal Kalibr (NATO: SS-N-27 Sizzler) untuk menyerang target yang sudah ditentukan. Rudal Sizzler diluncurkan dari fregat Laksamana Grigorovich, korvet kelas Buyan, dan kapal selam Kolpino dari Armada Laut Utara dan Laut Hitam Rusia. Serangan rudal serentak tersebut secara efektif berhasil mencapai target. Kepala Angkatan Laut Rusia menyebut latihan perang ini “sukses”.

“Latihan telah berhasil dilaksanakan,” kata Laksamana Nikolai Yevmenov, komandan tertinggi Angkatan Laut Rusia ketika melaporkan kepada Presiden Putin.

Angkatan Laut mengatakan bahwa latihan militer yang berlangsung di Laut Hitam ini melibatkan 30 kapal perang Angkatan Laut Rusia dari Armada Laut Hitam dan Armada Utara, serta  40 jet tempur, termasuk beberapa pembom strategis Tu-95.

Angkatan Laut juga mengatakan bahwa latihan itu melibatkan kapal perang dari Armada Laut Hitam Rusia bersama dengan beberapa kapal dari Armada Utaranya.

Menariknya demonstrasi rudal Kinzhal ini hanya selang sehari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa militer AS sedang mengembangkan rudal hipersonik untuk menambah persenjataan rudal modern Amerika.

Selain itu, manuver angkatan laut Rusia ini dilakukan tepat di tengah meningkatnya ketegangan AS-Iran setelah serangan drone AS pekan lalu yang menewaskan komandan militer pasukan Quds Iran. (Banyu)

Loading...

Terpopuler