Connect with us

Hankam

Pesawat Hercules Kelima Dari Australia Tiba di Tanah Air

Published

on

Pesawat Hercules Kelima Dari Australia Tiba di Tanah Air

Pesawat Hercules Kelima Dari Australia Tiba di Tanah Air

NUSANTARANEWS.CO – Pesawat Hercules kelima dari Australia tiba di tanah air. Pesawat dengan nomor A-1338 ini berhasil mendarat dengan sempurna di Lanud Abdulrachman Saleh pada Sabtu siang (15/2). Pesawat angkut ini berangkat dari Australia pada hari Jumat (14/2) yang dipiloti oleh Letkol Pnb Suryo Anggoro yang juga juga Komandan Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh bersama sebelas awaknya.

Dalam siaran persnya, Kepala Penerangan Lanud Abdulrachman Saleh Letkol Sus Dodo Agusprio menyampaikan bahwa pesawat mendarat dengan mulus di Lanud Abdulrachman Saleh pada pukul 12.07 WIB. Kedatangan pesawat disambut dengan water salute dan disaksikan oleh para pejabat dari Kemhan, Mabes TNI, Mabesau, dan Lanud Abdulrachman Saleh.

C-130 Hercules A-1338 ini merupakan pesawat kelima eks Royal Australian Air Force (RAAF) yang diadakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia sejak akhir 2014. Pesawat telah di refurbish lebih dahulu oleh Qantas Defence Services di Pangkalan Angkatan Udara Australia, Richmond di New South Wales, Australia.

Seperti diketahui, Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman dengan Australia untuk memperoleh lima pesawat angkut taktis Lockheed Martin C-130H Hercules dan peralatan terkait dengan nilai sebesar US$ 13,9 juta untuk seluruh paket.

Kehadiran pesawat eks Australia tersebut akan melengkapi 15 C-130 yang dioperasikan oleh TNI AU, termasuk  model B dan H, serta empat varian L-100 versi sipil.

Baru-baru ini, sebuah demo manuver terbang rendah pesawat pengangkut buatan pabrik Lockheed Martin itu dipertontonkan di Lanud Abdulrachman Saleh Malang pada Kamis (9/1). Pesawat terlihat terbang rendah pada ketinggian sekitar 150 meter dari permukaan tanah seakan hendak menyentuh pepohonan.

Baca Juga:  Sudah Tua, Beberapa Kapal KRI TNI Perlu Peremajaan

Yang mengejutkan adalah ketika pesawat dengan rentang sayap 40 meter ini tiba-tiba muncul dari balik pepohonan, melintas tepat di hadapan kursi para tamu undangan di lapangan. Melayang dengan dengan anggun, bak burung besi raksasa di atas kepala yang membuat semua orang terperangah.

Lockheed Martin C-130 Hercules adalah pesawat terbang militer bermesin empat turboprop yang bertugas sebagai pesawat angkut militer. Mendarat dan lepas landas dari landasan yang pendek, bahkan darurat.

Dalam perkembangannya, Hecules juga dipergunakan untuk berbagai misi, termasuk infantri airborne, pengamatan cuaca, pengisian bahan bakar di udara, pemadam kebakaran udara, dan ambulans udara. Bahkan dapat dilengkapi dengan persenjataan yang mematikan

Hingga saat ini ada 40 lebih model Hercules, dan dipergunakan oleh 50 negara. Selama lebih dari setengah abad, keluarga C-130 telah menciptakan rekor yang bagus bagi kehandalan dan daya tahannya, berpartisipasi dalam militer, sipil, dan bantuan kemanusiaan. (Banyu)

Loading...

Terpopuler