Connect with us

Politik

Peran, Fungsi, dan Implentasi Pancasila sebagai Ideologi Nasional

Published

on

Peran fungsi dan implementasi Pancasila

Peran fungsi dan implementasi Pancasila. Ilustrasi Sidang DPR RI.

NUSANTARANEWS.CO – Peran, fungsi, dan implemetasi Pancasila. Ideologi sebagaimana disampaikan Prof. Padmo Wahyono, SH. berperan memberikan stabilitas, arah dalam hidup berkelompok dan sekaligus memberikan dinamika gerak menuju yang dicita-citakan. Ideologi berupa pandangan hidup, falsafah hidup bangsa, merupakan seperangkat tata nilai yang dicita-citakan, yang diyakini kebenarannya, perlu direalisasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, untuk menjaga tetap tegak dan kokohnya negara-bangsa.

Dengan adanya seperangkat tata nilai yang kita sepakati bersama maka rakyat secara tidak ragu-ragu bahkan merasa mantap menuju cita-cita bersama sesuai dengan kondisi dan situasi yang dihadapi dalam mengatasi permasalahan bangsa.

Ideologi berfungsi sebagai bintang pemandu arah dalam menggapai cita-cita negara bangsa, untuk selanjutnya dijabarkan menjadi program kegiatan bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan, sehingga dapat dijadikan pegangan dalam menyusun garis-garis besar haluan negara.

Implementasi Pancasila sebagai Ideologi

Dalam rangka mengembangkan dan menerapkan Pancasila sebagai ideologi terbuka, Drs Moerdiono menggunakan pendekatan kontekstual dan aktual. Untuk keperluan dimaksud nilai yang terkandung dalam Pancasila dibedakan antara nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praksis. Nilai dasar adalah nilai yang terkandung dalam Pancasila  yang bersifat tetap, tidak berubah dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi; nilai instrumental adalah nilai-nilai yang merupakan penjabaran dari nilai dasar dalam bentuk peraturan perundang-undangan yang disesuaikan dengan subtansi yang dihadapi, namun tetap tidak menyimpang dari nilai dasarnya. Nilai praksis adalah nilai turunan dari nilai dasar dan nilai instrumental yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi sewaktu dan setempat. Dapat saja nilai praksis nampaknya menyimpang dari nilai dasar, tetapi apabila diteliti secara cermat tidak akan terjadi penyimpangan dari esensi nilai dasarnya.

Baca Juga:  Kasus Pembakaran Bendera, Pengamat: Rentan Dipolitisasi
Loading...

Sebagai contoh nilai dasar sejahtera memiliki makna kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia terjabar dalam nilai instrumental yang tertuang dalam norma instrumental seperti yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 33 ayat (1), (2) dan (3) dengan rumusan sebagai berikut:

  • Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
  • Cabang-cabang produksi yang penting dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  • Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasi oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Betapa penting arti implementasi nilai dasar Pancasila, karena bila nilai dasar tidak diimplementasikan dengan sepantasnya, maka apa yang kita cita-citakan tidak kunjung terwujud, dan orang menjadi ragu akan ketangguhan idiologi nasional Pancasila sehingga  menjadi tidak percaya dan cepat atau lambat akan ditinggalkan. Sesuai dengan prinsip umum sosialisasi, maka dalam upaya implementasi ideologi Pancasila dapat ditempuh tiga tahap, yakni:

Pemahaman (artikulasi) yang bermakna bahwa setiap warganegara diharapkan memahami dengan benar konsep, prinsip dan nilai yang terkandung dalam ideologi Pancasila melalui dialog interaktif dengan berbagai pihak, mempelajari sendiri  dari dokumen resmi yang tidak menyesatkan, mengadakan refleksi diri terhadap pengalaman pribadi dan mengkaji pemikiran para ahli sehingga diperoleh keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila.

Internalisasi adalah proses menjadikan ideologi Pancasila sebagai bagian dari hidup setiap warganegara. Konsep, prinsip dan nilai yang terkandung dalam Pancasila dipergunakan sebagai acuan dalam penilaian terhadap segala hal ihwal yang dihadapinya.

Aplikasi yang bermakna menerapkan konsep, prinsip dan nilai Pancasila dalam praktek kehidupan yang nyata, meliputi aspek politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan maupun aspek yang lain.[]

Penulis: Soeprapto (Ketua LPPKB)

Baca Juga:  Fuad Bawazier: Tahun Politik dan 15 Bank Gagal Berdampak Sistemik
Loading...

Terpopuler