Budaya / SeniPuisi

Pengikut Jejak Patung Api

Puisi Nadhom Nur Ahmad Fauzi FM 

Pengikut Jejak

di balik bukit sejarah # tersimpan kitab dan jarum arah

tempatku sejenak singgah # usai tertatih letih melangkah

kutemukan hikayat adam # juga catatan dosa silam

kubaca dalam diam # gemetar lidah kalam

alur waktu menjadi bimbang # lapar kalbu kian meradang

: telah kutempuh rute terlarang # mencari khuldi yang lama hilang

Banjarmasin, 24 Juni 2016

Patung Api

bintang-bintang tak lagi nyala # sebab tercemar asap jelaga

usai kutatah cadas derita # dengan bara airmata luka

lilin-lilin meritualkan sunyi # menyulut malam dengan api

tapi remang tak jua tersigi # dalam gulita tercium duri

ayat-ayat-Mu terbaca samar # doa-doaku terkapar memar

sedang dosa masih berdenyar # serupa jantung merakit debar

aku tersudut di bilik kelabu # jadi patung yang kian mengabu

kurasa malam pilu dan semu # lilin-lilin membakar waktu

Banjarmasin, 10 Septermber 2016

Nur Ahmad Fauzi FM (nama pena dari Ahmad Fauzi), lahir di Banjarmasin, 28 Juni 1999. Mahasiswa semester 1 PGSD di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan. Facebook: Nur Ahmadfauzifm. Instagram: ahmadfauzi_mwam_falilv.

Baca Juga:  Banyak Jalan Menuju Roma

__________________________________

Bagi rekan-rekan penulis yang ingin berkontribusi (berdonasi*) karya baik berupa puisi, cerpen, esai, resensi buku/film, maupun catatan kebudayaan serta profil komunitas dapat dikirim langsung ke email: [email protected] atau [email protected]

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 185