Connect with us

Politik

Pengamat Sebut, Dukungan Artis Merupakan Fenomena Politik Wajar

Published

on

prabowo subianto, joko widodo, tarung ulang, tahun politik, sandi jokowi, strategi jokowi, strategi prabowo, pencapresa 2019, pilpres 2019, politik demokrasi, pasangan capres, dramaturgi politik, politik nasional, nusantaranews

ILUSTRASI – Pilpres 2019 (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menjelaskan dukungan artis kepada pasangan capres-cawapres pada Pemilu 2019 disebutnya sebagai fenomena politik yang wajar.

“Hal itu bagian dari strategi endorsement tokoh yang menjadi public figure. Tujuannya adalah untuk menjadikan public figure tersebut menjadi vote getter atau pengepul suara bagi pasangan capres,” kata Karyono di Jakarta, Kamis, 1 November 2018.

Demikian juga dengan dukungan artis Lucinta Luna, Ahmad Dhani dan sejumlah artis lainnya yang mendukung pasangan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Begitupun juga dukungan Deddy Mizwar, Nafa Urbach, Krisna Mukti dan sejumlah artis lainnya yang mendukung pasangan capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Nama-nama artis tersebut bisa menjadi vote getter bagi masing-masing pasangan capres,” terangnya.

Namun tentu saja lanjut dia, pengaruh elektoral masing-masing artis dalam mendongkrak suara bisa berbeda. Besar kecilnya pengaruh artis dalam mendongkrak suara tergantung beberapa faktor.

“Pengaruh elektoral seorang public figure akan ditentukan minimal 5 faktor. Pertama, seberapa besar jumlah pemilih di suatu wilayah yang pilihannya bisa dipengaruhi oleh tokoh. Faktor kedua adalah kekuatan citra masing-masing artis atau public figure,” ngkapnya.

Kemudian, faktor ketiga adalah image atau citra artis tersebut apakah lebih besar positifnya atau justru lebih besar negatifnya di mata publik. Faktor keempat adalah kompetensi dan rekam jejak masing-masing artis.

Dan faktor kelima adalah intensitas dan aktifitas masing-masing artis terjun langsung di tengah masyarakat dalam rangka menggalang dukungan pemilih.

“Jika dilihat dari perspektif citra atau image secara umum yang dihasilkan dari respon publik nyaris semua artis tidak luput dari perbincangan. Dari perbincangan tersebut bisa diukur frekuensi perbincangan dan sentimen positif dan negatifnya,” kata dia.

Pewarta: Adhon Emka
Editor: Alya Karen

Advertisement

Terpopuler