Connect with us

Traveling

Pemuda Abdya Kenalkan Sejarah Sejarah Makam Pahlawan Teungku Dikila

Published

on

Pemuda Abdya kenalkan sejarah makam pahlawan Teungku Dikila.

Pemuda Abdya kenalkan sejarah makam pahlawan Teungku Dikila.

NUSANTARANEWS.CO, Blangpidie – Pemuda Abdya kenalkan sejarah makam pahlawan Teungku Dikila. Sejumlah pemuda di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) perkenalkan sejarah makam pahlawan Teungku Dikila.

Abdya bukan hanya dikenal dengan kota Bumoe Breh Sigupai saja. Akan tetapi Abdya sendiri tidak kalah menarik pada bagian destinasi wisatanya.

Salah seorang pemuda Reza Fadhlian  kepada pewarta menyebutkan bahwa perjalanan kali ini tepat pada hari 17 Agustus dalam momen untuk memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke 75.

“Kami berkesempatan menjelajah sembari menyambut HUT RI di Gunung Kila. Kenapa disebut Gunung Kila karena disana terdapat salah satu makam seorang Pahlawan yaitu Teungku Cik Dikila, maka dengan momen ini kami juga ikut berziarah ke makam Teungku Cik Dikila, ujar Reza.

Bagi penikmat wisata sejarah tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi selama perjalanan menuju ke Gunung Kila ini. Disini kita akan menikmati air sungai yang sangat segar karena langsung dari mata air pegunungan dan kita juga dimanjakan dengan indahnya perbukitan yang berjajar serta dikelilingi oleh bibir sungai.

Dalam perjalanan menuju lokasi, jika dari pusat kota Blangpidie akses menuju Irigasi kita hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 5-7 menit. Kelelahan saat melakukan perjalanan akan terbayar lunas sesampai disana.

“Kita akan dimanjakan terlebih dahulu dengan sebuah Irigasi yang indah bagi pengunjung setia, katanya.

Dirinya mengatakan disaat sampai ke tempat parkir nanti kita akan berjalan lagi sekitar 3-4 jam untuk sampai ke tempat makam Pahlawan Teungku Dikila, tepat dengan nama gunung begitulah namanya.

“Sangat indah setelah sampai di sana dengan melihat keindahan gunung yang berjajar  lentang dan mempesona serta kita bisa menikmati air yang segar langsung dari mata air gunung sendiri. Ungkapnya

Baca Juga:  DPRD Jatim Sebut Proyek Senilai Rp 22 Miliar di Bangkalan Rawan Jadi Bancakan

Tambahnya itulah perjalanan kami pemuda Abdya yang juga tergabung dalam tim Mahakarya Tuhan ingin mengeksplor alam daerah sendiri, serta ingin memperkenalkan sejarah dan budaya kepada pemuda Abdya lainnya agar kita tahu sejarah daerah sendiri.

Maka tunggu apalagi,  ngetrip bareng teman-teman  tempat ini sangat cocok. Bukan hanya bisa menikmati alam, kita juga bisa mengulik sejarah tentang gunung serta seorang Pahlawan yang dimakamkan di gunung tersebut.[]

Pewarta: Jimi pratama

Loading...

Terpopuler