Politik

Mendikbud Dinilai Gagal Memahami Kesenjangan Besar Antara Daerah di Indonesia

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy/Foto Nusantaranews (Istimewa)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy/Foto Nusantaranews (Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO – Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah, mengungkapkan bahwa kebijakan penambahan jam sekolah (full day school) yang diwacanakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sarat akan masalah.

Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut juga mengatakan, gagasan full day school merupakan bentuk ketidakpahaman Mendikbud Muhajdir terhadap demografi pendidikan di Indonesia. Pasalnya, lanjut Anang, jika wacana tersebut dijalankan di perkotaan, maka kebijakan full day school itu akan sangat bias.

“Menteri tidak paham kompleksitas masalah pendidikan kita, seperti soal kesenjangan yang luar biasa antar daerah di Indonesia,” ungkap Anang kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Belum lagi, menurut Anang, masih banyak daerah yang belum memiliki Sekolah Dasar (SD) sama sekali. “Terlebih lagi, sampai saat ini ada 10.985 desa yang belum memiliki SD. Semestinya, Mendikbud harusnya berpikir keras soal ini daripada melempar wacana yang tidak produktif di publik,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemda Nunukan Beri Jawaban Atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2022

Daripada mengurusi gagasan tersebut, maka Anang lebih menyarankan Mendikbud untuk menindaklanjuti soal Kurikulum 2013 (K-13) yang di era Anies Baswedan tak selesai. Selain itu, Anang juga meminta kepada Mendikbud untuk memiliki perhatian yang serius terhadap Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Mulai dari infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sebab, imbuhnya, PAUD menjadi pintu masuk negara untuk melakukan investasi SDM yang unggul. “PAUD harus menjadi perhatian serius. Negara-negara maju mengalokasikan anggaran secara serius untuk mengurus PAUD,” katanya menambahkan. (Deny)

Baca juga:

Wacanakan Full Day School, Menteri Muhadjir Effendy Genit
DPR Setuju Full Day School
Mendikbud Mencoba Bunuh Kemampuan Anak Sekolah

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 3,057