Connect with us

Politik

Menarik! PKB Depok Sediakan Kuota 40 Persen untuk Bacaleg Perempuan

Published

on

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok. Foto: Istimewa

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu PKB Kota Depok, Napis Kurtubi menerangkan LPP PKB Kota Depok membuka dua tahap penjaringan bakal calon legislatif untuk pemilihan legislatif 2019 mendatang.

“Tahap pertama adalah untuk kader PKB Kota Depok yang berakhir hari ini (10 November 2017). Tahap kedua diperuntukkan kepada umum, yang dimulai dari tanggal 10 November sampai dengan 31 Desember 2017,” ujar Napis dalam keterangan persnya Jumat (10/11/2017).

Napis melanjutkan, PKB kota Depok menargetkan bakal calon legislatif dari internal kader PKB dan umum adalah 100 bacaleg dengan komposisi 40 persen untuk bakal calon legislatif perempuan.

“Kuota 40 persen bagi bacaleg perempuan adalah bagian dari komitmen PKB Kota Depok dalam memberikan kesempatan yang luas bagi perempuan untuk berkiprah dalam dunia politik,” sambungnya.

Napis melanjutkan, melihat peluang dan analisa potensi yang telah dipetakan, PKB Kota Depok menargetkan perolehan suara di pileg 2019 sebesar 210.000 suara. Sementara untuk target perolehan kursi adalah yaitu 7 kursi di DPRD Kota Depok, 1 kursi di DPRD Provinsi Jawa Barat, 1 kursi di DPR RI.

“Target tersebut didasarkan pada beberapa hal, di antaranya konsolidasi internal yang mapan, struktur yang solid, tren isu PKB yang selalu positif, dan seluruh elemen partai bergerak di semua level,” papar Napis.

Sementara itu, Sekertaris Lembaga Pemenangan Pemilu PKB Kota Depok Maulana Ismail menambahkan selain target untuk meraih kursi di legislatif, PKB juga memiliki target untuk mengantarkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menjadi Cawapres

“Selain target di legislatif, PKB Kota Depok juga akan berjuang untuk mengantarkan kader PKB terbaik hari ini, yaitu A. Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menjadi Cawapres,” ungkapnya.

Baca Juga:  Didukung Santri Jadi Cawapres, Cak Imin Target PKB Masuk dua Besar

Reporter: Syaefuddin Al Ayubbi
Editor: Eriec Dieda/NusantaraNews

Loading...

Terpopuler