Connect with us

Politik

Makna Di Balik Ketapel Presiden Jokowi ke Sarang Lebah PKB

Published

on

Aksi Ketapel Presiden Jokowi Menembak Sarang Lebah PKB di Muktamar PKB ke-v di Bali. (Foto Dok. Twitter FraksiPKB)

Aksi Ketapel Presiden Jokowi Menembak Sarang Lebah PKB di Muktamar PKB ke-v di Bali. (Foto Dok. Twitter FraksiPKB)

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Saat membuka Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-V di Bali, Selasa malam (20/8/2019), Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara simbolis memperagakan menembak sarang lebah PKB memakai ketapel.

Mengenai ketapel Presiden Jokowi ditembakkan ke sarang lebah PKB, Sekretaris Jendral PKB, M Hanif Dhakiri menjelaskan itu hanya sebagai simbol.

Apa simbol yang dimaksud? Hanif mengungkapkan bahwa di balik ketapel presiden ditembakkan ke sarang lebah PKB merupakan simbol dorongan sekaligus motivasi agar lebah atau PKB terus bergerak dan berkarya untuk kemajuan Indonesia.

“Simbolisasi dorongan dan motivasi agar lebah terus bergerak dan berkarya untuk Indonesia dan dunia,” tulis Hanid Dhakiri dikutip dari unggahan diakun instagram pribadinya @hanifdhakiri, Rabu (21/8/2019).

Baca Juga: Terpilih Lagi Jadi Ketum PKB, Cak Imin Siap Sukseskan Pemerintah

Loading...

Saat memperagakan aksi ketapel tersebut, Presiden Jokowi didampingi langsung oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Ketua Dewan Syura DPP PKB, KH Dimyati Rois dan Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj.

“Berkah, berkah, berkah!” sambung Hanif.

“Muktamar para lebah. Mereka yang hinggap di tempat baik, makan makanan baik, dan mengeluarkan hal-hal yang baik. Solid bekerja keras untuk kebersamaan dan kemakmuran Indonesia tercinta,” ungkapnya.

Pada acara Muktamar PKB ke-V di Bali, partai yang didirikan oleh Presiden RI ke-4, Abdurrohman Wahid alias Gus Dur itu memilih menggunakan simbol lebah.

Baca Juga: Para Kader Ingin Panggil Ketum PKB Dengan Sapaan ‘Gus Ami’

Selain itu, melalui proses aklamasi, pada Selasa malam (20/8/2019), Cak Imin resmi ditetapkan kembali menjadi Ketua Umum PKB untuk periode 2019-2014. Hal ini dilakukan setelah seluruh pengurus wilayah menerima laporan pertanggungjawaban dari Cak Imin.

Baca Juga:  Bailout BPJS Kesehatan Berpotensi Korupsi

Pewarta: Romadhon

Loading...

Terpopuler