Membatik Perekat Kebhinekaan di Nusantara

batik, membatik, motif batik, batik indonesia, budaya batik
Membatik Perekat Kebhinekaan di Nusantara, Selasa 2 Oktober 2018. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Malang – Secara serentak seluruh Dharma Pertiwi di Indonesia menggelar acara batik pada Selasa 2 Oktober 2018 mengangkat tema Membatik Perekat Kebhinekaan di Nusantara.

Menurut Inne Bagus Suryadi Tayo, batik merupakan salah satu budaya yang paling bersejarah di Indonesia.

Baca juga: Batik Tidak Mudah Tergerus Zaman

“Batik telah menjadi kekayaan artistik Indonesia. Beragam motif batik di tanah air, memiliki makna yang tersimbolkan pada gambar batik tersebut,” ungkap istri Danrem 083/Baladhika Jaya ini, Selasa (2/10/2018).

Hal itu, kata Inne Suryadi Tayo, seakan menginspirasi istri para prajurit untuk menggelar acara yang bertemakan membatik, perekat kebhinekaan di Nusantara.

Baca juga: Dharma Pertiwi Mojokerto, Mbatik Massal di Pendopo Agung Trowulan

“Nilai-nilai toleransi telah hidup ratusan tahun. Kita ingin mengajak semua masyarakat, khususnya wanita untuk selalu menjaga persaudaraan dan kedamaian melalui batik bareng ini,” tuturnya.

Acara batik yang berlangsung di aula Skodam V/Brawijaya, Kota Malang saat ini, tak hanya diikuti oleh istri Danrem 083/Baladhika Jaya saja. Namun, beberapa istri pejabat TNI lainnya, juga ikut serta meramaikan berlangsungya acara tersebut.

Baca juga: Hari Batik Nasional, Dharma Pertiwi Daerah E Usung Batik Motif Jawa Timuran

Inne menambahkan, selain sebagai peringatan Hari Batik Nasional, berlangsungnya acara tersebut, juga bertujuan untuk menyambut HUT TNI ke-73 yang jatuh pada tanggal 5 Oktober mendatang.

“Ini juga termasuk dalam rangkaian penyambutan HUT TNI besok,” tandasnya.

Pewarta: Ani Mariani
Editor: Alya Karen