Berita UtamaGaya HidupTerbaru

Masyarakat Sulawesi Tengah Bersatu Gelar Silaturahmi dan Launching Single Religy Berjudul Robbana di TMII

Masyarakat Sulawesi Tengah Bersatu gelar silaturahmi dan launching Single Religy berjudul Robbana di TMII.
Masyarakat Sulawesi Tengah Bersatu gelar silaturahmi dan launching Single Religy berjudul Robbana di TMII.

NUSANTARANEWS.CO, Jakarta – Masyarakat Sulawesi Tengah Bersatu gelar silaturahmi dan launching Single Religy berjudul Robbana di TMII.  Kegiatan IKST (Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah) yang juga tergabung dalam STB (Sulawesi Tengah Bersatu) tersebut berlangsung pada hari Minggu (11/4). Launching single religy yang bernafaskan tasauf ini diharapkan dapat menjadi ilham bagi masyarakat Sulteng dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Hadir dalam acara ini, sesepuh masyarakat Sulteng Samsudin Said, ketua IKST Maksy M Sarkawi, ketua STB Emy Damayanti serta masyarakat Sulteng yang ada di perantauan/ Jakarta.

Ketua STB Emy Damayanti menuturkan bahwa dalam menghadapi Ramadhan ini, STB Voice menciptakan sebuah lagu religi yang khusus ditujukan bagi masyarakat Sulteng dan masyarakat Indonesia umumnya. “Inilah budaya kami orang Sulteng,” ujarnya.

Emy juga menambahkan bahwa vokalis single religy ada lima orang, diantaranya Jay, Rusdin, Adhy Andeck, Ifat Bachmid, dan Emy Damayanti.

Baca Juga:  Bupati Nunukan Sampaikan Nota Keuangan APBD Perubahan Tahun 2022

“Belum lama ini kami telah melakukan pentas budaya Sulteng dalam bentuk pakaian adat Sulteng. Semoga dengan pentas budaya yang kami sajikan dapat menarik perhatian para wisatawan domestik maupun mancanegara,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua IKST Maksy M Sarkawi berharap bahwa di kegiatan silaturahmi ini dapat menambah rasa persaudaraan sesama masyarakat Sulteng di perantauan. “Saling kasih mengasihi sesama di perantauan,” kata Ketua IKST

“Bagi masyarakat Sulteng yang beragama lain ayo silahkan buat kegiatan kegiatan yang dapat membangkitkan rasa persaudaraan serta mengangkat ikon-ikon pariwisata Sulteng sehingga dapat membangkitkan ekonomi Sulteng pasca tsumani di sebagian wilayah Sulteng,” pungkasnya. (DS)

Related Posts

1 of 1.851