Lintas NusaPeristiwa

Longsor di Ngetos Putuskan Saluran Irigasi

NUSANTARANEWS.CO, Nganjuk – Bencana alam tanah longsor perengan setinggi 10-15 meter, lebar sekitar 5 meter menerjang dukuh Jatitunggal, Dlopo, Kepel, Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Senin (5/3). Longsor tersebut berimbas pada tanah milik warga, Saikun dan memutuskan irigasi sepanjang 5-7 meter.

Menurut Ketua BPBD Kepel, Yasir, menjelang sore hari terjadi hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai petir di desa Kepel dan baru berhenti menjelang mangrib.

Sementara Ketua PSPN Khoirul Anam menuturkan, jalur Jatitunggal Dlopo Kepel terlah terjadi perengan longsor yang menutup jalan antara dukuh Jatitunggal menuju Dlopo sehingga warga tidak bisa melewati jalan baik roda 4, roda 2 dan hanya bisa di lalui oleh pejalan kaki.

“Tanah setinggi 10 sampai 15 meter dan lebar sekitar 5 meter longsor menutup jalan mengakibatkan roda 4, roda 2 tidak bisa dilewati hanya pejalan kaki yang bisa lewat itu sangat berbahaya krn sewaktu-waktu bisa longsor,” katanya di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Putra Peusangan Dilantik Sebagai Pj Bupati Bireuen

Setelah melakukan koordinasi, anggota TNI bersama aparatur desa dan warga akan mendatangi lokasi. “Babinsa bersama aparatur desa dan warga mendatangi lokasi, berkoordinasi dengan aparat terkait dan apdes besok akan di laksanakan kerja bhakti serta melaporkan ke komando atas,” ujarnya.

Pewarta: Yahya Suprabana

Ikuti berita terkini dari Nusantaranews di Google News, klik di sini.

Related Posts

1 of 9