Connect with us

Peristiwa

TNI AD Kerahkan 132 Prajurit Bantu Evakuasi Korban Bencana Tanah Longsor di Sukabumi

Published

on

TNI AD Kerahkan 132 Prajurit Bantu Evakuasi Korban Bencana Tanah Longsor di Sukabumi

Sebanyak 132 prajurit TNI AD dari Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dan Yonif 310/KK Kodam III/Siliwangi dikerahkan untuk evakuasi korban bencana tanah longsor di Sukabumi, Jawa Barat. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, Bandung – Jajaran TNI AD diterjunkan untuk membantu evakuais korban bencana tanah longsor yang melanda Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. TNI mengerahkan anggota dari Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dan Yonif 310/KK Kodam III/Siliwangi.

Demikian disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Arh GTH Hasto Respatyo.

“Kodam III/Siliwangi akan selalu siap membantu Pemda memberikan bantuan. Untuk bencana yang di Cisolok ini, akan dilihat dulu apakah bantuan cukup bisa diatasi dengan menerjunkan unsur TNI di daerah seperti Kodim dan Koramil atau perlu juga mengerahkan prajurit dari satuan-satuan lainnya di jajaran Kodam III/Siliwangi,” ujar Kolonel Hasto.

Kapendam mengungkapkan sampai saat ini 50 prajurit Kodim 0622 dan 82 prajurit Yonif 310/KK masih berada di lokasi bencana untuk membantu mengevakuasi korban yang masih tertimbun longsor.

“Saya yakinkan bahwa unsur-unsur ditingkat Kodim, Koramil maupun Babinsa setempat sudah memonitor dan melakukan langkah-langkah upaya untuk membantu evakuasi dan identifikasi potensi bencana,” sebutnya.

Sekadar tambahan, hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi sejak Senin (31/12/18), menyebabkan areal hutan dan persawahan yang terletak di atas kampung Garehong Dusun Cimapag longsor dan menimpa 30 rumah yang dihuni oleh sekitar 32 Kepala Keluarga.

Data sementara yang diperoleh dari BNPB, tercatat longsor menimbun 30 unit rumah di Cimapag. Sebanyak 107 jiwa tertimbun, 60 orang selamat, 4 orang luka-luka, 9 orang meninggal dunia dan 34 lainnya dalam pencarian.

(dpsd/anm)

Editor: M Yahya Suprabana

Baca Juga:  Mendag Lembong Sebut Daging Beku Sehat dan Higienis

Loading...

Terpopuler