Connect with us

Politik

Khofifah Janji Sulap Pasar Ikan Lamongan Seperti Plaza Ikan Korsel

Published

on

Khofifah Janji Sulap Pasar Ikan Lamongan Seperti Plaza Ikan Korsel

Cagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi pasar ikan terpadu Lamongan, Sabtu (28/4/2018). (Foto: Seyta/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambangi pasar ikan terpadu di Lamongan untuk menyerap aspirasi warga pasar tersebut sekialgus mendengar keluh kesah mereka.

Dengan mengenakan kemeja khas putih dengan sepatu kets, Khofifah begelut dengan becek dan aroma khas pasar ikan. Khofifah seketika mendekati satu per satu pedagang pasar ikan Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (28/4/2018).

Pedagang yang tengah sibuk melayani pembeli seketika menyemuti Khofifah. Satu persatu berswafoto, bersalaman hingga memeluk Khofifah sambil menyampaikan harapan dan keluhan dan harapan.

Setelah beberapa menit melakukan navigasi program, Khofifah menilai Pasar Ikan Lamongan perlu pembenahan. Dari mulai akses masuk pasar hingga revitalisasi bangunan untuk kenyamanan pembeli dan pedagang.

Pertama Khofifah ingin membangun akses jalan masuk. Hal ini menjadi langkah awal untuk membenahi pasar ikan terbesar di Jawa Timur ini.

“Dari ujung kita melihat deretan mobil yang ngantri ke pasar ikan. Ini perlu proses akses lebih cepat untuk masuk ke pasar ikan di sini,” tuturnya.

Akses jalan perlu diperhatikan demi menjaga kualitas ikan sehingga harga ikan bisa tetap tinggi.

Kemudian, Khofifah menilai pasar ikan perku revitalisasi bangunan. Khofifah akan menyulap pasar ikan Lamongan menjadi Plaza-plaza ikan di Korea Selatan.

“Kalau dilihat proses transaksi yang luar biasa, perluasan menjadi penting. Ekstensi ini tidak harus ke kanan atau ke kiri tapi bisa dibikin vertikal seperti plaza-plaza ikan di Korea Selatan,” ucap Menteri Sosial 2014-2018 ini.

Sektor bangunan juga sangat dibutuhkan para pedagang pasar ikan Lamongan. Ini juga agar membuat nyaman para pedagang dan pembeli. “Mereka sampaikan ingin kalau ikan mereka terlindungi maka kualitas ikannya akan lebih terlindungi, terjaga lebih lama,” tuturnya.

Baca Juga:  Lantik 15 Pejabat, Siti Nurbaya: Kata Gus Dur Jangan Jadi Kementerian Taman Kanak-kanak

“Ini hal-hal signifikan harus dicarikan solusi. Karena ini pasar ikan terbesar di Jawa Timur. Proteksi terhadap petani tambaknya, proteksi terhadap kualitas ikannya, akses perluasan jalan masuk dan ekspansifikasi (perluasan) agar memudahkan dan memberi kenyaman,” pungkasnya.

Pewarta: Setya
Editor: Yahya Suprabana

Terpopuler