Connect with us

Inspirasi

Kemendikbud Martabatkan Bahasa dan Sastra Indonesia, Seniman Kecipratan Manfaatnya

Published

on

Mendikbud menyerahkan penghargaan kepada Seniman pendiri Rumah Dunia, Gol A Gong/Foto: Dok. Humas Kemendikbud
Mendikbud menyerahkan penghargaan kepada Seniman pendiri Rumah Dunia, Gol A Gong/Foto: Dok. Humas Kemendikbud

NUSANTARANEWS.CO – Kepala Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dadang Sunendar mengatakan, bangsa Indonesia patut berbangga memiliki ratusan bahasa daerah dengan kekayaan sastra daerahnya. Hal ini disampaikan Mendikbud pada puncak penyelenggaraan Bulan Bahasa dan Sastra bertajuk “Martabatkan Bahasa dan Sastra, Rayakan Kebhinekaan”, di Jakarta, Jumat (28/20/2019)

“Dengan semangat memartabatkan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah, kami mengajak semua unsur masyarakat untuk bersama-sama merayakan berkah kebinekaan bangsa Indonesia melalui keterlibatan dalam kegiatan kebahasaan dan kesastraan,” ajak Dadang.

Dalam rangkaian peringatan Bulan Bahasa dan Sastra, beragam kegiatan kebahasaan dan kesastraan digelar dengan melibatkan masyarakat, terutama generasi muda untuk menggugah kesadaran bangsa Indonesia tentang peran penting bahasa Indonesia dalam mempersatukan ribuan suku bangsa, dan penutur ratusan bahasa daerah.

Kegiatan kebahasaan dan kesastraan tersebut digelar di seluruh Indonesia, baik yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di Jakarta, maupun oleh balai/kantor bahasa di 30 provinsi.

Kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta, antara lain, Pameran dan Bazar Pustaka Kebahasaan dan Kesastraan, Simulasi dan Layanan Konsultasi Kebahasan dan Kesastraan, Bedah Buku Sastra, Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia, Debat Bahasa Antarmahasiswa, Sayembara Penulisan Karya Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan, Sayembara Menulis Surat kepada Mendikbud, Seminar Konservasi dan Revitalisasi Bahasa dan Sastra, Festival Musikalisasi Puisi Tingkat Nasional, dan Pemilihan Duta Bahasa Tingkat Nasional.

Selanjutnya, lebih dari 100 kegiatan kebahasaan dan kesastraan dilaksanakan pula oleh 30 balai/kantor bahasa di wilayah masing-masing, dari kegiatan lomba, sayembara, seminar, dan penghargaan kebahasaan dan kesastraan hingga gerakan cinta bahasa Indonesia, gerakan literasi, dan gerakan membaca.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra 2016, dalam acara puncak Mendikbud memberikan penghargaan kepada tokoh dan sastrawan serta meluncurkan produk kebahasaan dan kesastraan.

Baca Juga:  Alasan Ulama Tolak Kebijakan Full Day School

Adapun penerima Penghargaan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun 2016 terdiri dari beberapa kategori, diantaranya: Anugerah Tokoh Kebahasaan dan Kesastraan akan diberikan kepada tokoh-tokoh berikut; Penghargaan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; Produk-produk kebahasaan dan kesastraan; serta beberapa kategori lainnya.

Berikut daftar Penerima Penghargaan dan Hadiah:

1. Anugerah Tokoh Kebahasaan dan Kesastraan
a. Kategori Pembina Bahasa Indonesia
(1) Peneroka Bahasa Indonesia Daring: Ivan Lanin
(2) Jagamuruah Bahasa Indonesia Media Massa: T.D. Asmadi
b. Kategori Pelestari Bahasa Daerah: H. Taufik Faturohman
c. Kategori Pelestari Sastra Daerah: Emral Djamal Datuk Rajo Mudo
d. Kategori Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA): Dr. Widodo Hs.
e. Kategori Pegiat Literasi: Heri Hendrayana Harris (Gol A Gong)

2. Penghargaan Sastra Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
a. Sastrawan Indonesia Penerima Penghargaan SEA Write Award: Yanusa Nugroho (Kumpulan Cerpen: Setubuh Seribu Mawar)
b. Kategori Novel:Mahfud Ikhwan (Kambing dan Hujan)
c. Kategori Kumpulan Puisi: Yudhistira A.N.M. Massardi (99 Sajak)
d. Kategori Kumpulan Cerita Pendek: A.S. Laksana (Si Janggut Mengencingi Herucakra)
e. Kategori Esai/Kritik Sastra: Maman S. Mahayana (Kitab Kritik Sastra)

3. Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbasis Kearifan Lokal
a. Pemenang I : Aldino Adry Baskoro (Sekolah Alam Minangkabau, Padang, Sumatra Barat)
b. Pemenang II : Sabir, S.T. (SD Plus Al Ashri, Makassar, Sulawesi Selatan)
c. Pemenang III : Fransina Dewi, S.Pd. (SDN Jatiasih V, Bekasi, Jawa Barat)
d. Pemenang IV : Andi Makkaraja (SDN 317 Borong, Bulukumba, Sulawesi Selatan)
e. Pemenang V : Kamelia (SDIT Cordova, Samarinda, Kalimantan Timur)
f. Pemenang VI : Drs. Heri Suritno (SDN 1 Purwodadi, Banyumas, Jawa Tengah)

4. Sayembara Menulis Surat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
a. Pemenang I : Ananta Moh. Adnan (MIS Anwarus Salam, Padalarang, Jawa Barat)
b. Pemenang II : Kalvinsia Lamsuri Indana Zulfa Fauziah (SMPK 8 BPK Penabur Jakarta)
c. Pemenang III :Sebastian Immanuel G.T. Hutabarat (SMP BPK Penabur, Bogor, Jawa Barat)
d. Pemenang IV : Bintang Nurul Hidayati (SMP N 1 Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat)
e. Pemenang V : Nadia Safiana Rahma (SMP 1 Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta)
f. Pemenang VI : Endison Kogoya (SD Inpres Poga, Lanijaya, Papua)
g. Pemenang VII : Vanessa Felicia Leedora (SMP Mondial, Batam, Kepulauan Riau)
h. Pemenang VIII : Nayla Sabhit Irajanto (SDI Raudlatul Jannah Sidoarjo, Jawa Timur)
i. Pemenang IX : Galuh Edelweiss Sayyidina Rosyad (SMPN 3 Pontianak, Kalimantan Barat)
j. Pemenang X : Indana Zulfa Fauziah (SMPN 1 Pegandong, Kendal, Jawa Tengah)

Baca Juga:  Komisi X Minta Kemendikbud Bersinergi dengan Kementerian Lain

(Maman/red-02)

Loading...

Terpopuler