Connect with us

Hankam

Indonesia Tambah 79 Unit Armored Personnel Carriers BT-3F

Published

on

Indonesia Tambah 79 Unit Armored Personnel Carriers BT-3F

Indonesia Tambah 79 Unit Armored Personnel Carriers BT-3F

NUSANTARANEWS.CO – Indonesia tambah 79 unit tank amfibi BT-3F. Indonesia sedang mempertimbangkan pembelian tambahan armored personnel carriers (APC) atau pengangkut personel lapis baja amfibi BT-3F dari Rusia dengan perkiraan US$ 289 juta. Sebelumnya, Indonesia merupakan pembeli pertama ranpur BT-3F sebanyak 21 unit di luar militer Rusia senilai US$ 67,2 juta pada April 2019.

BT-3F dikembangkan berdasarkan BMP-3F yang memang dirancang untuk transportasi unit marinir, penjaga pantai dan pasukan darat, serta dukungan tempur maupun operasi tempur untuk segala medan. APC BT-3F mampu mengangkut 17 personel, termasuk kru.

APC dilengkapi dengan kursi lipat penyerap energi yang dapat meredam tekanan pada tulang belakang ketika terjadi ledakan atau saat melintasi medan yang ekstrim. Selain itu kendaraan lapis baja ini dilengkapi dengan AC kompresor agregat, yang sangat penting untuk iklim tropis yang panas.

Bagian atap kendaraan dilengkapi modul tempur remote-control dengan senapan mesin 12,7 mm. Untuk keperluan pemantauan medan tempur modul dilengkapi dengan penglihatan pencitraan tele-termal dan  pengintai laser. Modul memiliki kisaran elevasi -5° sampai 75°  dan dapat berputar  360°. Selain itu, secara opsional dapat dipasang senapan mesin berat 14.5mm.

Ranpur amfibi ini memiliki kecepatan 70 km/jam di daratan dan 10/km/jam di permukaan air. Jarak tempuh  hingga 600 km.

Kontrak pasokan BT-3F ke Indonesia telah menjadi kesepakatan ekspor Rusia pertama untuk kendaraan baru ini. Dengan pesanan tambahan ini mencerminkan bahwa satuan Marinir tampaknya memiliki penilaian yang baik terhadap kinterja BMP-3F.

BT-3F adalah kendaraan amfibi lapis baja pengangkut personel (APC) yang dilacak yang dirancang dan diproduksi oleh Russian Defense Company Concern Tractor Plants. Kendaraan ini memang khusus dirancang untuk digunakan oleh unit infantri angkatan laut.

Baca Juga:  Kado Hardiknas Dari Pengawas Kemenag

Kendaraan tempur lapis baja ini mulai dikembangkan pada 2010 berdasarkan “Program BMP-3” dan diluncurkan pertama kali pada September 2016 di International Military Technical Forum Rusia.

BMP-3F (F singkatan dari Marinized, Flotskaya) yang ditujukan untuk Angkatan Laut Rusia. BT-3F diproyeksikan untuk menggantikan BTR-80 APC yang digunakan oleh Angkatan Laut Rusia.

Selain Indonesia, negara-negara lain seperti Kuwait, Siprus, dan Uni Emirat Arab (UEA) telah menunjukkan minat untuk membeli BT-3F. Pada bulan April 2019, JSC Rosoboronexport (bagian dari Perusahaan Negara Rostec) dan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia telah menandatangani kontrak untuk pembelian 21 unit pengangkut personel lapis baja amfibi (APCs) BT-3F. (Agus Setiawan)

Loading...

Terpopuler