Connect with us

Gaya Hidup

Gerakan Sulut Bermasker, Ketum TP PKK Pusat Ajak Anak-Anak Patuhi Protokol Kesehatan

Published

on

Gerakan Sulut bermasker, Ketum TP PKK Pusat ajak anak-anak patuhi protokol kesehatan.

Gerakan Sulut bermasker, Ketum TP PKK Pusat ajak anak-anak patuhi protokol kesehatan. Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK Pusat Tri Tito Karnavian dalam rangkaian acara Gerakan Sulut Bermasker, Jumat (4/12).

NUSANTARANEWS.CO, Manado – Gerakan Sulut bermasker, Ketum TP PKK Pusat ajak anak-anak patuhi protokol kesehatan. Ketua Umum Tim Penggerak (TP) PKK Pusat Tri Tito Karnavian mengajak anak-anak untuk mematuhi protokol kesehatan sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19. Hal itu disampaikannya dalam rangkaian acara Gerakan Sulut (Sulawesi Utara) Bermasker yang bertajuk “Edukasi Perilaku Disiplin Bermasker dan Berbagi Kasih di Sulawesi Utara” di Yayasan Panti Asuhan dr. Lucas, Jumat (4/12).

“Ibu titip pesan ya, jaga selalu kesehatan dengan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” kata Tri.

Salah satu protokol kesehatan yang menjadi adaptasi kebiasaan baru adalah dengan menggunakan masker. Karena penularan Covid-19 melalui droplet dapat diantisipasi melalui penggunaan masker yang benar.

“Kenapa semua harus bermasker? Karena apa? Ternyata virus Covid-19 ini menular sangat mudah antara orang ke orang, karena virus ini ternyata suka di dalam tubuh manusia, dia bisa hidup di dalam tubuh manusia, melalui air ludah, yang menyembur kalau kita tidak bermasker. Kalau kita bermasker paling tidak kita bisa melindungi diri kita, tapi yang paling baik adalah semua orang bermasker, sehingga sama-sama kita saling melindungi diri kita dan orang lain,” ujarnya.

Tri menilai gerakan membagikan masker dan sosialisasi protokol kesehatan yang masif perlu dilakukan untuk melindungi setiap warga negara dari penyebaran Covid-19, tak terkecuali anak-anak. “Oleh sebab itu kita di sini simbolis menyerahkan masker kepada anak-anak semua dan juga para pengurus, mewakili dari pemberian masker di seluruh Sulut. Sampai hari ini sudah sekitar 11 juta masker dibagikan kepada masyarakat, mudah-mudahan kegiatan kita ini bisa membuat Sulut menjadi bebas Covid,” terangnya.

Baca Juga:  Projo Ingin Jadikan 2019 Sebagai Tahun Kemenangan Rakyat

Menyadari masih adanya oknum masyarakat yang tidak mempercayai keberadaan Covid-19, membuatnya tak lelah untuk menginisiasi gerakan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Untuk itu, ia meminta masyarakat dan anak-anak untuk turut aktif dalam menyosialisasikan gerakan serupa agar tumbuh kesadaran kolektif.

“Karena ternyata banyak yang tidak percaya Covid ini ada, tidak percaya bahwa Covid itu bisa berbahaya, tidak percaya bahwa Covid ini bisa tertular kepadanya, Covid itu hanya berita bohong, itu banyak yang begitu, ini sangat berbahaya. Oleh sebab itu, anak-anakku yang mungkin (sudah) boleh main gadget, yang punya media sosial, jangan lupa selalu diingatkan teman-temannya agar juga menjaga kesehatan dari pandemi Covid-19 dengan cara bermasker, mencuci tangan dan menjaga jarak, dan tidak berkerumun,” pesan Tri.

Dalam kesempatan tersebut, Tri juga melakukan dialog dan tanya jawab bersama anak-anak tentang protokol kesehatan dan 3M. Ia berharap seluruh anak-anak di Indonesia tumbuh dengan sehat dan berkarakter. Ia juga mengucapkan apresiasi terhadap pengurus Yayasan sambil memberikan bantuan secara simbolis.

“Saya juga berterima kasih kepada pengurus dari Yayasan dr. Lucas ini yang telah memberikan edukasi kepada anak-anak, dan menjaga anak-anak di sini, saya selaku Ketua Umum TP PKK, kami ada program membentuk karakter anak-anak remaja agar mereka juga terhindar dari hal-hal yang tidak baik di sosialnya, seperti memakai narkoba, pergaulan yang tidak baik. Selain itu bantuan kami saat ini berupa masker dan juga sedikit makanan untuk anak-anak, ini tidak bisa mencukupi namun saya yakin walaupun sedikit mudah-mudahan kegiatan kita ini bisa berguna bagi anak-anak,” pungkasnya. (Red)

Sumber: Puspen Kemendagri

Loading...

Terpopuler