Connect with us

Rubrika

DPR RI Apresiasi Warga Gunakan Bahan Non Plastik Sebagai Bungkus Daging Kurban

Published

on

bungkus daging, daging kurban, dpr ri, bahan non plastik, nusantaranewsWarga Jawa Timur gunakan bahan non plastik untuk bungkus daging kurban. (Foto: Muh Nurcholis/NUSANTARANEWS.CO)

NUSANTARANEWS.CO, Pacitan – Respon masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim VII atas himbauan Pemerintah RI dalam pengurangan penggunaan plastik sebagai bungkus makanan atau bahan lainnya diapresiasi anggota Komisi X DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono.

“Saya bangga ketika hari ini dan kemarin ke Kabupaten Pacitan, warga di sini (Pacitan) menggunakan bahan alami, seperti pelepah pisang, janur kelapa, besek dari bambu maupun daun jati serta daun pisang sebagai bungkus daging kurban dalam Idul Adha tahun ini,” ucap Ibas, Senin (12/8).

Pihaknya merespon positif langkah masyarakat yang menindak lanjuti himbauan pengurangan limbah plastik sebagai bungkus makanan. “Mari kita gunakan bahan alami dalam membungkus makanan atau lainnya agar kita tetap sehat,” tambah Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI.

Lebih lanjut suami Aliya Yudhoyono mengatakan bahwa penggunaan bahan alami dalam membungkus sesuatu termasuk daging kurban adalah layak dikampanyekan dan disosialisasi di tengah-tengah masyarakat kita.

Loading...

“Selain untuk kesehatan kita, penggunaan bahan non plastik juga untuk anak cucu kita,” terangnya.

Dia juga berharap sejak dini masyarakat maupun lembaga pendidikan ikut mensosialisasikan penggunaan bahan non plastik ini kepada generasi muda kita.

Sementara itu di Kabupaten Ponorogo pasca terbitnya Surat Edaran Bupati Ponorogo tertanggal 29 Juli 2019 yang ditandatangani oleh Bupati Ipong Muchlissoni terkait larangan penggunaan tas kresek atau kantong plastik dalam pembagian daging kurban.

bungkus daging, daging kurban, dpr ri, bahan non plastik, nusantaranews

Warga Jawa Timur gunakan bahan non plastik untuk bungkus daging kurban. (Foto: Muh Nurcholis/NUSANTARANEWS.CO)

Langsung ditindaklanjuti oleh masyarakat di Lingkungan Jetak, Dukuh Duwet, Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jatim serta pengurus takmir Musholla Al Mubtadi’in.

Baca Juga:  Gerakan 212 dan Konstitusi Religius

“Kami langsung mengikuti surat edaran Bupati Ponorogo terkait larangan penggunaan tas kresek atau kantong plastik dalam pembagian daging kurban tahun ini,” ungkap Bandi Abu Mushlih salah satu tokoh masyarakat setempat di sela-sela pembagian daging kurban, Senin (12/8).

Bandi menambahkan masyarakat bersama takmir Musholla Al Mubtadi’in berusaha untuk melaksanakan himbauan tersebut. “Maka jama’ah Musholla Al Mubtadi’in membuat Encek, yaitu tempat atau wadah yang terbuat dari kupasan pohon pisang,” terangnya.

Warga setempat sengaja tidak menggunakan besek seperti himbuan Bupati Ponorogo tetapi memilih membuat Encek. “Karena Encek sangat efisien dan tidak mengeluarkan biaya, bebas kuman dan ini hanya butuh tenaga membuatnya saja,” katanya.

Pewarta: Muh Nurcholis
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler