Connect with us

Lintas Nusa

DEMA IAIN Ternate Bekali Mahasiswa Kemampuan Metodologi Riset

Published

on

DEMA IAIN Ternate Bekali Mahasiswa Kemampuan Metodologi Riset. (Foto: Istimewa)

DEMA IAIN Ternate Bekali Mahasiswa Kemampuan Metodologi Riset. (Foto: Istimewa)

NUSANTARANEWS.CO, TernateDEMA IAIN Ternate membekali mahasiswa kemampuan metodologi riset. Meneliti atau riset adalah kapasitas yang harus dimiliki oleh mahasiswa, meski sesederhana apapun untuk mempertajam ilmu pengetahuannya di bangku kuliah.

Hal itu dikatakan Adnan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Ternate, di sela-sela kegiatan Sekolah Metodologi Riset yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) pada Sabtu (30/3).

Melalui pesan whatsap, Rabu (4/4/2019) Adnan menjelaskan, mahasiswa di era millennial saat ini harus bisa menulis dengan baik dan benar.

“Tidak cukup seorang aktivis kalau berhenti sebatas menyampaikan ide dan gagasan melalui lisan, akan lebih sempurna jika dituangkan dalam bentuk tulisan,” katanya.

Adnan berharap semoga mahasiswa IAIN Ternate dapat menjadi seorang peneliti, penulis buku dan penulis di media cetak maupun elektronik dengan baik.

Loading...

Subhan Hi Ali Dodego Ketua DEMA IAIN Ternate mengatakan Sekolah Metodologi Riset dimaksudkan untuk membekali kemampuan Mahasiswa IAIN Ternate dalam hal ilmu dan ketrampilan metodologi penelitian.

“Mahasiswa harus tahu dan paham tentang teknis analisis data kualitatif maupun kuantitatif dalam disiplin ilmu metodologi riset,” sambung Ali.

Menurut Ali pembekalan mahasiswa agar memiliki keterampilan metodologi penelitian sangat penting. “Dengan sekolah metodologi riset ini nantinya mahasiswa merasa mudah dalam menyelesaikan tugas akhir yaitu pembuatan proposal dan penyusunan skripsi,” harapnya.

Sekolah Metodologi Riset digelar pada Sabtu-Minggu 30-31 Maret 2019 bertempat di Gedung Belajar Tarbiyah Ltantai 1 IAIN Ternate. Sejumlah nara sumber yang dihadirkan Murid Tonirio, Ansar Tohe, Hamzah Giling, Radjiman Ismail, Zulkarnain Syawal, Ramli Yusup, dan Yani Djawa.

Baca Juga:  Halaqoh Aswaja Annahdliyyah NU Kemayoran

Sekolah Metodologi Riset rencananya akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Saat ini diikuti oleh 50 mahasiswa yang berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam, dan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

(sfr/rb)

Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler