Connect with us

Esai

Batu-Batu Berserakan di Sekitar Candi

Published

on

Candi Gedong Songo. (Foto: Istimewa)

Candi Gedong Songo. (Foto: Istimewa)

Batu-Batu Berserakan di Sekitar Candi

Jonggrang (versi 2019)

dimana engkau jonggrang?
anak-anak dimana?
mbok minah dimana?

kami menuju pintu timur
lalu, pintu selatan
batu-batu berserakan

dimana engkau jonggrang?
anak-anak dimana?
si mbok dimana?

kami menuju pintu barat
lalu, pintu utara
batu-batu masih saja berserakan

jonggrang…
jonggrang…
aku mencintai-mu
aku bersumpah di antara candi-candi
yang menatapku rindu-haru

jonggrang…
jonggrang…
jonggrang…
semoga menyatu

darmakradenan, 22 maret 2019

Karya sastra lahir dari keadaan masyarakat di sekitarnya. Bagaimana tidak? kerisauan yang memukau merupakan kunci dari lahirnya karya sastra. Saya yakin, perihal suka-duka, kuncup-mekar, pagi-senja, kecewa-bahagia, harapan, cita-cita, keinginan, angan, tujuan, cinta dan lain sebagainya setiap orang pun mengalaminya. Sajak 724 (hal.627) ketentraman jiwa/ semoga tengah memelukmu dan/memanjakan rasa/hingga lupa, duka. Sajak ini harap-harap cemas (H2C) atau benci tapi rindu atau pun sebaliknya. Bahwa (aku lirik) lagi kangen, cemas, dan akhirnya (aku lirik) berdoa untuk kebaikannya.

Kumpulan Puisi “Jonggrang” karya Trisnatun Abuyafi Ranatmajadapat kita telisik lebih detail bahwa sajak-sajak yang ada dalam buku puisi (selanjutnya disebut sajak-sajak jonggrang) memiliki beraneka ragam tema. Seperti : Cinta, sosial, budaya dan kemanusiaan. Sehingga, secara kasat mata (sebagai pembaca/ penikmat karya sastra) tak hanya mengartikan bahwa sajak-sajak jonggrang hanya berbau cinta/ pun kekasih saja. Esensi sajak-sajak jonggrang lebih ke arah horisontal (hubungan manusia dengan manusia) dan vertikal (hubungan manusia dengan Tuhan).

Kemudian, dari kacamata saya pribadi bahwa seorang penulis sajak (penyair) jonggrang ini ada label keilmuan eksak-nya. Begini Sajak 857 (hal.733) apakah untuk memahami pedasnya cabe masih perlu membahas kandungan senyawa kimia cabe?/apakah untuk mengerti merahnya cabe masih perlu mencari berapa frekuensi cahaya merah yang terpantul dari buah cabe yang matang dan tertangkap sel-sel reseptor mata?/mengapa harus begitu pelik berpikirnya jika rasa pedas cabe itu cukup di kunyah dan terasa di lidah?/mengapa harus begitu sulit berpikirnya jika warna cabe itu cukup dilihat dan mata akan tahu bahwa cabe yang matang berwarna merah dengan rasa yang lebih pedas/mengapa pikiran yang serba ingin penjelasan logis dari sebuah fenomena harus terus dijadikan panglima?//nah, ini yang harus kita apresiasi dari karya Trisnatun. Bahwasanya menulis puisi tak harus orang-orang yang bergelut di dunia bahasa atau kesusastraan Indonesia saja. Akan tetapi, siapa saja boleh menulis puisi. Dan, sajak tersebut memberi citraan kepada kita bahwa memahami sesuatu tak perlu rumit-rumit namun sesuai kemampun dan kemauan kita sebagai makhluk sosial. Jadi, dalam hal ini akan muncullah yang namanya ‘kesadaran karena perbedaan’. Pada akhirnya, akan lahir perasaan saling menghormati dan menghargai antar sesama manusia.

Baca Juga:  Natalius Pigai Tak Setuju Bahlil Lahadalia Disebut Calon Menteri Representasi Orang Papua

“guru menulis, siswa bertanya
kenapa bapak menulis?
guru membaca, siswa bertanya
bapak, kenapa suka membaca?
guru berdiskusi, siswa bertanya
bu, sedang membicarakan apa?
guru mengumpat, siswa loncat”

Darmakradenan, 22 maret 2019

 

 

Yanwi Mudrikah, lahir di gunung gamping Darmakradenan 12 Agustus. Sehari-harinya mengajar di sebuah kampus swasta di Purwokerto dan Cilacap Barat. Dan sesekali menjadi juri cipta puisi, juri baca puisi, dan memberi workshop menulis fiksi dan nonfiksi di berbagai SMP, SMA/SMK/MA atau pun yang sederajat bahkan di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Lalu, Beberapa semester menjadi pelatih jurnalistik di al-Irsyad dan Madrasah Aliyah di Purwokerto. Tahun 2016 dan 2017 mendapat penghargaan dari seleksi buku puisinya yang kedua Menjadi Tulang Rusukmu yang akhirnya dia lolos dan menjadi perwakilan Jawa Tengah sebagai peserta Munsi/Musyawarah Nasional Sastrawan Indonesia di Jakarta dan Sebagai Teknisi Pengajar Bahasa Indonesia.

Loading...

Terpopuler