Connect with us

Politik

Baiat Anggota FPKB DPRD Jatim, PWNU: PKB Ini Anak dari NU yang Paling Sholeh

Published

on

fpkb dprd, dprd jatim, pwnu jatim, pkb, anak dari nu, paling sholeh, nusantaranews

Janji kawal kepentingan NU, 25 Anggota FPKB DPRD Jatim periode 2019-2024 jalani baiat di depan ulama NU, Rabu (4/9/2019).

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya – Sebanyak 25 orang anggota FPKB DPRD Jatim periode 2019-2024 menjalani baiat di kantor PWNU Jatim, Rabu (4/9/2019). (Foto: Setya W/NUSANTARANEWS.CO)

Di hadapan para ulama NU tersebut, para legislator dari PKB tersebut memohon doa restu dan sekaligus dibaiat agar bisa melaksanakan amanah dengan baik sesuai kaidah Islam Ahlusunnah Waljamaah, patuh manut kai serta siap mengawal kepentingan NU, kepentingan umat Islam dan kepentingan bangsa dan negara.

Ketua PWNU KH Marzuki Mustamar menyambut baik kehadiran seluruh anggota FPKB Jatim.

Ulama asal Malang ini menyebut bahwa PKB adalah anak dari NU yang paling saleh. “PKB ini anak dari NU yang paling sholeh,” tuturnya.

Baiat tidak hanya dilakukan untuk legislatif PKB di provinsi saja, tetapi sebelumnya juga dilakukan untuk seluruh FPKB kabupaten/kota se-Jatim dan akan dilanjutkan dengan PKPNU (pelatihan kader penggerak NU).

Loading...

Selain itu, KH Marzuki berpesan agar seluruh kader PKB di legislatif, pemerintah atau pun tidak, tetap berkomitmen apapun yang menjadi kepentingan NU.

“Meminta kader PKB untuk tidak mo limo istilah Jawa (madon, mabuk, main, maling, madat). Bila ada, segera dilakukan di PAW,” tegasnya.

Sementara itu, anggota FPKB DPRD Jatim Anik Maslachah saat dikonfirmasi mengatakan PKB lahir dari NU sehingga sudah sewajarnya sebagai anggota legislatif terpilih meminta doa restu kepada ulama NU.

”Jabatan bagi kami adalah wasilah untuk bisa berbuat dan bermanfaat bagi umat. Hal ini sesuai dengan plat form PKB hasil keputusan muktamar beberapa hari lalu di Bali yaitu Melayani Ibu Pertiwi,” tegas mantan ketua Komisi C DPRD Jatim ini.

Baca Juga:  Duka Selat Sunda (1): Malam itu, Air Mataku Menetes Merasakan Dukamu Ifan

Pewarta: Setya W
Editor: Eriec Dieda

Loading...

Terpopuler