Connect with us

Hankam

Anggota MPR RI Minta Warga Ponorogo Pertebal Rasa Cinta Tanah Air dan Nasionalisme Kebangsaan

Published

on

Anggota MPR RI Minta Warga Ponorogo Pertebal Rasa Cinta Tanah Air dan Nasionalisme Kebangsaan

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Supriyanto saat mengadakan sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Yayasan Al Madani, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (21/4). (Foto: Muh Nurcholis/NusantaraNews)

NUSANTARANEWS.CO, Ponorogo – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Supriyanto mengimbau kepada masyarakat agar terus mempertebal rasa cinta tanah air dan nasionalisme kabangsaan. Hal itu merupakan alat paling ampuh untuk menghindari terjadinya perpecahan serta membentengi diri dari upaya yang hendak memecah belah.

Menurutnya, salah satu upaya memecah belah tersebut ialah melalui informasi-informasi negatif terutama yang menyebar di seluruh lini media sosial, apalagi di era digital ini perilaku tersebut tampak semakin marak.

Supriyanto berharap masyarakat meningkatkan rasa cinta tanah air serta nasionalisme kebangsaan. “Jangan sampai kita mau dipecah belah,” ujar pria yang akrab disapa Kang Pri ini saat mengadakan sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika di Yayasan Al Madani, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jatim, Sabtu (21/4) malam lalu.

Di hadapan 153 peserta yang hadir dalam sosialisasi empat Pilar ini, Kang Pri juga mengingatkan agar masyarakat menghindari informasi-informasi yang mengarah pada hal-hal negatif (hoax).

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menambahkan, masyarakat harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. “Rasa Nasionalisme harus terus dipupuk sejak dini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Kang Pri juga meminta masyarakat untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila sekaligus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pedoman dalam kehidupan sosial.

“Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Pewarta: Muh Nurcholis
Editor: Yahya Suprabana

Advertisement

Terpopuler