Connect with us

Kesehatan

18.499 Rapid Test Tiba, Masyarakat Jatim Serentak Lakukan Tes Corona

Published

on

18.499 Rapid Test Tiba, Masyarakat Jatim Serentak Lakukan Tes Corona

18.499 Rapid Test Tiba, Masyarakat Jatim Serentak Lakukan Tes Corona.

NUSANTARANEWS.CO, Surabaya –  18.499 rapid test tiba. Pemprov Jawa Timur akan menggelar rapid test serentak Covid-19 di 38 kabupaten/kota mulai hari ini, Jum’at (27/3). Alat rapid test ini akan didistribusikan ke 65 rumah sakit rujukan dan dinas kesehatan di seluruh kabupaten/kota .

Alat rapid test yang didistribusikan tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 8.400 dan sebanyak 10.000 rapid test bantuan dari Yayasan Tzu Chi Buddha. Total ada 18,400 alat.

“Dari total 18.400 rapid test yang ada di Jawa Timur, malam ini kami bagi ke daerah sebanyak 16.600. Untuk 65 rumah sakit rujukan sebanyak 9.500 dan 7.020 untuk dinas kesehatan kabupaten/kota di Jawa Timur. Sisanya sebanyak 1.800 kita gunakan untuk bufferstock,” kata Khofifah di Grahadi Surabaya, Jumat (26/3).

Pembagian alat rapid test ke rumah sakit rujukan ditentukan secara proporsional dengan melihat kebutuhan, jumlah ruang isolasi dan juga pasien covid-19 yang dirawat. Baik yang positif covid-19, maupun dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) ataupun orang dengan pemantauan (ODP).

“Misalnya Kota Surabaya mendapatkan 32 box alat rapid test, kemudian untuk Kabupaten Tulungagung mendapatkan 38 box alat rapid test, serta Kota Malang mendapatkan kan 21 box alat rapid test. Dengan masing-masing box berisi 20 buah alat rapid test.”

Pendistribusian alat rapid test dilakukan di Grahadi, termasuk simulasi tata cara penggunaan rapid test. Para petugas rumah sakit juga diberi manual book serta dilatih terlebih dahulu sebelum melakukan rapid test virus corona ini.

Seperti diketahui, rapid test ini merupakan alat deteksi antibodi untuk virus corona jenis SARS-COV-2 yang menyebabkan penyakit covid-19 dengan melalui pengambilan sampel darah. Dengan alat ini, apakah seseorang terjangkit virus corona ataukah tidak, bisa diketahui hanya dalam waktu 15 menit hingga 20 menit.(Setya/ed. Banyu)

Baca Juga:  Alutsista TNI AU Bakal Diperkuat Dengan 3 Skadron Tempur IF-X

Loading...

Terpopuler